Minggu, 19 April 2026

Virus Corona di Kaltim

7 Kasus PDP Berau Satu Keluarga, Kepala Keluarga Dari Kluster Ijtima Ulama Gowa

Sebanyak 7 kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Berau merupakan satu keluarga, dan kepala keluarga dari kluster ijtima ulama Gowa

Penulis: Muhammad Riduan | Editor: Samir Paturusi
HUMASPROV KALTIM/SENO
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kaltim Andi Muhammad Ishak 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA -Sebanyak 7 kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP)  Berau merupakan satu keluarga, dan kepala keluarga dari kluster ijtima ulama Gowa

Sebanyak 8 tambahan kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Kalimantan Timur.

Sebanyak 7 kasus PDP dari Berau yang merupakan satu keluarga yang gegara kepala keluarga merupakan peserta kegiatan ijtima ulama di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kaltim Andi Muhammad Ishak, PDP kepala keluarga merupakan laki-laki berusia 52 tahun, dan merupakan peserta ijtima ulama di Kabupaten Gowa, Sulsel.

"Pasien setiba di Kabupaten Berau mengeluhkan batuk dan dari hasil foto torax terdapat pnemonia," terangnya pada Sabtu (11/4/2020).

Namun saat dilakukan tracking selain dirinya, 6 orang yang merupakan kelurga yang kontak erat dengan PDP tinggal bersama satu rumah, mengeluh batuk dan hasil foto torax ditemukan gambaran pnemonia.

Baca Juga

Kronologi Pasien Positif Corona di Samarinda Ngamuk Tolak Diisolasi Ancam Petugas Pakai Pecahan Kaca

akta Terbaru Setelah Pemakaman Perawat Positif Corona Ditolak Warga, Provokator Bakal tak Tenang

Imbas Corona Ribuan Karyawan Dirumahkan, Pemkot Buka Hotline Pengaduan dan Siapkan Dana Bantuan

"Dari keenam orang tersebut merupakan istri dan anak dari yang bersangkutan, saat diperiksa oleh Dinas Kesehatan Berau, semuanya mengalami gejala yang sama," ungkapnya.

Saat ini keluarganya diisolasi di Rumah Sakit Abdul Rivai Berau. "Kondisi ketujuh PDP saat ini masih terus dipantau oleh tim medis di rumah sakit, dan contoh swabnya telah dikirim ke BBLK Surabaya," jelasnya.

Selanjutnya penambahan satu kasus Kutai Timur adalah Laki-laki 42 tahun pelaku perjalanan juga merupakan dari ijtima ulama Gowa. "Dengan keluhan demam dan batuk, saat ini melakukan isolasi diri," ucapnya. (*)

Baca Juga

Minta Pulang, Pasien Positif Corona di Samarinda Ngamuk, Ancam Tenaga Medis, Tak Mau Diisolasi di RS

Ngaku tak dari Luar Negeri, Kebohongan Pasien Corona Ini Bikin 76 Karyawan RSUD Purwodadi Diperiksa

Sepucuk Surat Anies Baswedan yang Terselip di Bantuan Sembako untuk Warga DKI Jakarta Perangi Corona

IKUTI >> Update Virus Corona

IKUTI >> Update Virus Corona di Kaltim

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved