Rabu, 15 April 2026

Virus Corona di Bontang

Ada Pandemi Covid-19, Ketua PHRI Sebut Bisnis Perhotelan di Bontang Hancur

Pandemi covid-19 atau Corona melanda bisnis perhotelan ambruk. Banyak karyawan hotel terpaksa dirumahkan. Tak terkecuali di Bontang.

TribunKaltim.co/Muhammad Fachri
Pandemi covid-19 atau Corona melanda bisnis perhotelan ambruk. Banyak karyawan hotel terpaksa dirumahkan. Tak terkecuali di Bontang Kalimantan Timur. Hal itu diungkapkan Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia ( PHRI ) Kota Bontang, H Rustam 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Pandemi covid-19 atau Corona melanda bisnis perhotelan ambruk. Banyak karyawan hotel terpaksa dirumahkan. Tak terkecuali di Bontang Kalimantan Timur.

Hal itu diungkapkan Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia ( PHRI ) Kota Bontang, H Rustam kepada TribunKaltim.co belum lama ini.

"Bisnis perhotelan melemah. Apalagi saya sebagai ketua PHRI kota Bontang terasa sekali. Justru hotel yang sangat berpengaruh, karena orang ketakutan untuk datang. Paling sisa satu atau dua kamar (tamu) yang datang," ungkapnya.

Upaya pengurangan jam kerja karyawan tak banyak menolong pebisnis hotel. Pengeluaran masih jauh lebih besar ketimbang pemasukan. Hal itu membuat mereka tak berdaya menghadapi pandemi ini di Bontang, Kalimantan Timur.

"Kalau saat ini karyawan nuntut, harus sama-sama mengerti keadaan, mau seperti apa lagi, kan," ujarnya yang juga merupakan anggota DPRD Bontang.

BACA JUGA:

 Raja Salman Asingkan Diri di Pulau Dekat Kota Jeddah, Ratusan Bangsawan Arab Saudi Positif Corona

 Ada Pasien Positif Corona di Kutim dari Jakarta, Bupati Ismunandar akan Isolasi Pendatang Zona Merah

 Pemberian THR di Kalangan PNS Samarinda untuk Tahun Ini Belum Bisa Dipastikan

Bahkan sebut Rustam, bisnis hotel di Bontang bisa dikatakan hancur. Ia berantakan. Diterpa badai pandemi covid-19. Contohnya saja 2 hotel yang dimilikinya di Bontang, sebanyak 20 karyawan terpaksa dirumahkan.

"Ya, karyawan sudah saya bagi shift, bahkan sudah ada yang dirumahkan. Dua hotel ini sekitar 20 orang. Jumlah seluruhnya (karyawan) 30 lebih, hampir 40 sama manajemen," ungkap pria yang memiliki 2 hotel di Kota Bontang.

BACA JUGA:

 BIN Buka Lowongan Kerja untuk Tim Penanganan Tes Covid-19, Simak Syarat dan Jadwal, Bisa jadi PNS

 Satgas Kampung Siaga Covid-19 Pesona Bukit Batuah dan Taman Sari Santuni Korban PHK, Berikan Sembako

Kendati kunjungan sedikit. Sampai saat ini belum ada opsi menutup hotel di tengah ancaman pandemi. Selain belum ada instruksi pemerintah, mereka tak ingin inventaris hotel rusak sebab tak dipakai sebagaimana fungsinya.

"Sebenarnya kami bisa tutup. Cuma- kalau close akan hancur inventaris kami. Makanya tetap buka biar ada yang menjaga. Sambil melakukan perbaikan. Begitu wabah mereda, ya, sudah siap running juga," tuturnya.

IKUTI >> Update Virus Corona

IKUTI >> Update Virus Corona di Bontang

( TribunKaltim.co/Fachri )

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved