Virus Corona di Kaltim

Ketua Pansus Covid-19 DPRD Kaltim Jelaskan Soal Kemungkinan Penambahan Realokasi Anggaran

Sebelumnya, DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemprov Kaltim telah menyepakati realokasi anggaran dari APBD Kaltim Rp 388,5 miliar.

TRIBUNKALTIM.CO/SAPRI MAULANA
Hasanuddin Masud dari Fraksi Golkar, sekaligus Ketua percepatan penanganan dan penyebaran covid-19 DPRD Kaltim. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Ketua Panitia Khusus (Pansus) percepatan penanganan dan penyebaran covid-19 Hasanuddin Masud, menjelaskan tentang kemungkinan penambahan realokasi anggaran.

Sebelumnya, DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemprov Kaltim telah menyepakati realokasi anggaran dari APBD Kaltim sebesar Rp 388,5 miliar untuk percepatan penanganan penyebaran covid-19 atau Corona.

"Terkait penambahan lagi sebesar Rp 351 miliar itu. Kami akan melihat perkembangan ke depan, masih kami bahas juga sumber dananya," kata Hasan, saat dijumpai pewarta, belum lama ini.

Hasan menegaskan, perkembangan situasi tentang covid-19 akan dilihat tiga bulan ke depan.

BACA JUGA:

 Bukan ke Anies Baswedan, Jokowi Justru Minta Kapolri Idham Azis Pastikan Program Ini Berjalan di DKI

 Mengejutkan! Stafsus Ungkap Kondisi Budi Karya Usai Disebut Sembuh dari Corona, Ternyata Belum Pasti

Politisi Partai Golkar tersebut berharap situasi telah mereda, sebelum tiga bulan.

"Mudahan ya sebelum tiga bulan, kalau lebih, akan kita bahas lagi penambahan anggarannya," kata Hasan.

Yang jelas, kata Hasan, tugas pansus ialah memastikan Rp 388,5 miliar tersalurkan dengan tepat.

Dari Rp 388,5 miliar, akan dialokasikan untuk bidang kesehatan, pihak terdampak dari segi ekonomi, dan jaring pengaman sosial.

"Dari jumlah data yang ada, penerima bantuan masih akan bertambah. Itu yang sedang pansus bahas," kata Hasan.

Halaman
12
Penulis: Sapri Maulana
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved