Berita Pemkab Berau

Pemkab Izinkan Penerbangan Beroperasi Lagi di Berau, Syaratnya Penumpang Dibatasi 50 Persen

50 persen dari ketersediaan seat maskapai yang ada. Termasuk melakukan penataan tempat duduk dalam menerapkan social distancing.

HUMASKAB BERAU
Bupati Berau Muharram dan Wakil Bupati Agus Tamtomo menggelar pertemuan dengan stakeholder terkait di gedung VIP Bandar Udara Kalimarau, Senin (13/4/2020). Rapat membahas tindaklanjut pembatasan penerbangan orang dari dan ke Bumi Batiwakkal. 

TANJUNG REDEB - Pemerintah Kabupaten Berau bersama stakeholder terkait menggelar pertemuan di gedung VIP Bandar Udara Kalimarau, Senin (13/4/2020).

Rapat yang dipimpin langsung Bupati Berau Muharram dan Wakil Bupati Agus Tantomo, membahas tindaklanjut pembatasan penerbangan orang dari dan ke Bumi Batiwakkal.

Melalui pertemuan tersebut ditegaskan penerbangan penumpang akan kembali beroperasi sejak Rabu (15/4/2020).

Hanya saja penerbangan penumpang dilakukan dengan beberapa persyaratan atau kesepakatan yang harus dipenuhi oleh maskapai penerbangan maupun para calon penumpang yang akan masuk ke Kabupaten Berau.

Usai memimpin pertemuan, Bupati Berau Muharram menjelaskan bahwa Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perhubungan mengirimkan surat edaran kepada seluruh bupati dan wali kota se Indonesia, bahwa pembatasan dan pengurangan penerbangan pada bandara merupakan kewenangan Kementerian Perhubungan.

Sehingga dengan surat edaran ini dtindaklanjut pertemuan bersama stakeholder terkait, termasuk perwakilan dari maskapai penerbangan yang melayani rute di bandara Kalimarau.

Melalui pertemuan tersebut dikatakan Muharram disepakati beberapa hal dengan kembali beroperasinya penerbangan penumpang yang akan dimulai Rabu besok.

Diantaranya setiap pesawat yang akan masuk ke Kabupaten Berau penumpangnya maksimal 50 persen dari ketersediaan seat maskapai yang ada. Termasuk melakukan penataan tempat duduk dalam menerapkan social distancing.

“Jadi penumpang diselang seling tempat duduknya agar tidak berdekatan setiap penumpang,” jelasnya.

Setiap penumpang ditegaskan Muharram juga diwajibkan untuk mengisi formulir yang telah disiapkan. Dimana formulir ini berisikan data pribadi penumpang dan riwayat perjalanan, rutenya dari mana saja. Setiap penumpang wajib mengikuti karantina secara mandiri.

Halaman
12
Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved