Gaya Hidup

Bantu Warga yang Ekonominya Terdampak Covid-19, CAKEP Balikpapan Libatkan Pelajar Galang Donasi

Bantu Warga yang Ekonominya Terdampak Covid-19, CAKEP Balikpapan Libatkan Pelajar Galang Donasi

HO/DOK PRIBADI
Muhammad Iqbal, Ketua Cabang CAKEP Balikpapan. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN -  Bantu Warga yang Ekonominya Terdampak Covid-19, CAKEP Balikpapan Libatkan Pelajar Galang Donasi

Komunitas Cita Rasa Kebaikan Pelajar (CAKEP) Balikpapan juga melakukan open donasi membantu masyarakat terdampak covid-19.

Koordinator Lapangan (Korlap) CAKEP Balikpapan, Muhammad Iqbal menjelaskan, pihaknya menggalang dana dengan pre order t-shirt, aksi doa dan usaha.

Keuntungan 100 persen akan digunakan untuk membeli paket pangan (sembako) warga yang terdampak di Balikpapan. Konsepnya, berdonasi dapat kaus (donasi 100k free kaos) atau beli kaus sambil donasi.

"Kita membuat program itu karena dampak dari penyebaran covid-19, kami ingin pelajar menunjukkan rasa empati dan simpati-nya, utamanya kondisi saat ini dimana ekonomi hampir terpuruk," ungkap Iqbal.

Iqbal menyebut, antusiasme masyarakat dalam untuk membantu sesama sangat besar. Terbukti dengan tingginya partisipasi warga yang ikut menyumbangkan uangnya. Ada yang membeli kaus dengan uang lebih, hingga ada yang berdonasi tanpa mengambil kausnya.

"Produk tersebut hanyalah sebagai pancingan untuk menarik perhatian orang-orang di Balikpapan. Dan terbukti efektif," tambahnya.

CAKEP Balikpapan membuka pre order hingga 14 April, produksi kaus 15 April dan distribusi sembako pada 30 April 2020. Info pemesanan bisa menghubungi 0815 4555 4557 a/n Hikmah dan mengirimkan donasimu ke rekening BSM 78-788-7788-2 a/n CAKEP Indonesia Balikpapan.

Iqbal menambahkan, program ini serentak dilakukan komunitas Cakep di seluruh Indonesia. Gerakannya secara nasional, melibatkan pelajar yang saat ini tengah menghadapi situasi berbeda.

Diketahui, CAKEP Indonesia lahir dan terus mengokohkan diri. Gerakan penyebarluasan inspirasi kebaikan pelajar Indonesia ini lahir sebagai alternatif baru model pendampingan bagi para remaja yang juga sekaligus tunas bangsa kita tercinta ini.

Gerakan CAKEP ini menawarkan konsep Intervensi Universal yang berusaha mengedepankan aspek eksplorasi potensi positif remaja sebagai sarana untuk membuat remaja mampu menghadapi risiko kehidupannya.

Di Balikpapan sendiri, CAKEP mulai eksis sejak 2017 lalu.

"Saat ini pelajar bingung belajar dengan tatap muka dan online kan berbeda. Olehnya itu, kami melibatkan pelajar, baik dalam penggalangan donasi hingga pendistribusian bantuan, karena kami ingin memberikan hal-hal positif kepada generasi yang akan datang," pungkasnya. (*)

Penulis: Heriani AM
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved