Berita Pemprov Kalimantan Timur

Masyarakat Tak Perlu Panik, Fuad Pastikan Ketersediaan Sembako di Kaltim Cukup hingga Lebaran

Menurut Fuad, jika lebaran sekitar 24-25 Mei 2020, maka ketersediaan ini dapat memenuhi kebutuhan persiapan, Ramadhan dan Idul Fitri.

HUMASPROV KALTIM
Gubernur Kaltim Isran Noor melakukan pengecekan ketersediaan sembako di pasar tradisional, Disperindagkop Kaltim memastikan ketersediaan sembako cukup hingga Lebaran Idul Fitri 2020. Harga pun masih normal, kecuali beberapa jenis bumbu-bumbuan yang didatangkan dari luar daerah sudah mulai mengalami kenaikan. 

SAMARINDA - Pemenuhan kebutuhan bahan pokok (Sembako) bagi seluruh masyarakat kabupaten/kota di Kaltim apabila jumlah konsumsinya normal diperkirakan cukup untuk 3,3 bulan ke depan.

“Stok yang tersebar di distributor kabupaten/kota di Kaltim, seperti yang dilaporkan oleh kabupaten/kota cukup di konsumsi bagi masyarakat dari April sampai dengan Pertengahan Juli 2020. Dengan demikian, stok kebutuhan kebutuhan pokok masyarakat tercukupi hingga lebaran Idul Fitri 1441 Hijriah atau tahun ini, ” kata Kepala Disperindagkop dan UMKM Kaltim H Fuad Asadin, di Kantor Disperindagkop dan UMKM Kaltim, Selasa (14/4/2020).

Menurut Fuad, jika lebaran sekitar 24-25 Mei 2020, maka ketersediaan ini dapat memenuhi kebutuhan persiapan, Ramadhan dan Idul Fitri.

Hanya saja, ketersediaan perjenis beberapa komoditi tertentu perlu mendapat perhatian, terutama ketersediaan di bawah dua bulan, seperti pemenuhan kebutuhan bumbu bumbuan yang selalu saja meningkat kebutuhannya selama, Ramadhan dan Idul Fitri setiap tahun, sehingga tidak heran mengalami kenaikan.

“Kita harap kebutuhan tersebut dapat terkendali selama ramadan dan persiapan maupun pasca Idul Fitri,” jelasnya.

Selain itu, beberapa komoditi yang cukup aman persediaan dan perkembang¬an harganya adalah komoditi beras (2,5 bulan), daging ayam (2,4 bulan), daging sapi (5,7 bulan), teluar ayam (3,4 bulan).

Bumbu bumbuan seperti bawang putih, bawang merah dan cabe,termasuk gula non bumbu bumbuan stoknya rata rata di bawah 2 bulan. Artinya hanya cukup sampai dengan setelah lebaran 24 30 Mei 2020.

Perkembangan harga rata rata (1-13 April 2020) bahan pokok penting dari 38 komoditis, beberapa komoditi seperti beras, daging ayam ras, telur, ikan, dan minyak goreng stabil, namun komoditi lainnya seperti bawang merah, bawang putih, cabe keriting, daging sapi import dan gula pasir curah mengalami kenaikan.

Perkembangan harga pantauan tanggal 13 April 2020 kemarin lebih baik, karena hanya ada 6 komoditi yang mengalami kenaikan, sebelumnya tanggal 9 April 2020 ada kurang lebih 11 komoditi mengalami ke¬naikan dilaporkan masing masing pa¬sar induk 10 kabupaten/kota se Kaltim.

Diketahui ketersediaan dan distribusi bahan pokok dari distributor lancar, tidak mengalami gangguan ke kabupa¬ten/kota di Kaltim, hanya saja masih ada daerah daerah yang jauh harus di jangkau, dan konesekuensi nya untuk pengangkutan dis¬tribusi bahan pokok menjadi lebih mahal. (jay/ri/adv)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved