Berita Pemprov Kalimantan Utara

7 Tahun Provinsi Kaltara, Strategi Jitu Membangun dari Nol Menjadi Hebat

PEKAN depan, tepatnya 22 April 2020, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) telah menginjak usia ke-7 tahun. Meski masih muda,

HUMASPROV KALTARA
BERDIALOG - Gubernur Kaltara Irianto Lambrie berkesempatan berdialog dengan Presiden RI Joko Widodo, belum lama ini. Provinsi Kaltara memasuki tahun ke-7 tepat pada 22 April 2020. Meski sebagai provinsi termuda, banyak yang sudah diraih dan kontribusi yang diberikan bagi republik ini. 

7 Tahun Provinsi Kalimantan Utara dengan Capaian yang Telah Diraih (1)
Strategi Jitu Membangun dari Nol Menjadi Hebat

PEKAN depan, tepatnya 22 April 2020, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) telah menginjak usia ke-7 tahun. Meski masih muda, Kaltara telah mampu berkontribusi banyak bagi republik ini. Itu dapat dilihat dari banyaknya pencapaian positif sejak Kaltara diresmikan sebagai provinsi baru pada 22 April 2013 lalu. Bagaimana capaian yang diraih selama ini? Berikut catatannya.

Sebagai provinsi termuda, bukan berarti Kaltara berada di belakag. Kaltara bisa sejajar dengan provinsi lain di Tanah Air. Bahkan bisa melampaui! Sederat penghargaan diraih. Bukan itu saja, secara data ekonomi makro, juga menunjukkan angka yang positif dan menggembirakan.

Pertumbuhan ekonomi Kaltara terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun . Terakhir pada 2019, data Badan Pusat Stitistik (BPS) menunjukkan ekonomi Kaltara tumbuh 6,91 persen. Jauh meningkat dibandingkan pertumbuhan ekonomi pada 2016 sebesar 4,27 persen. Kaltara juga selalu tertinggi di wilayah Kalimantan, dan berada di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional.

Tingginya pertumbuhan ekonomi selama ini, juga sejalan dengan penurunan angka kemiskinan. Dari sebesar 9,5 persen atau 54.960 jiwa pada 2013 atau saat Kaltara baru terbentuk, data terakhir pada 2019 angka kemiskinannya 6,49 persen atay 48.610 jiwa.

Tumbuhnya ekonomi yang cukup tinggi, ditambah turunnya angka kemiskinan di Kaltara seimbang dengan angka gini ratio, yang hanya 0,292 (masuk dalam tataran 5 besar terbaik di Indonesia). Begitu dengan nilai Indeks Pembangunan Manusia (IPM), di mana Kaltara tertingi kedua di Kalimantan setelah Kaltim, dengan nilai 71,16.
Untuk kembali mengingatkan, tonggak pemerintah provinsi Kaltara dimulai pada 2013.

Tujuh tahun silam, menjadi momen bersejarah, di mana pada hari Senin, tanggal 22 April 2013 Provinsi Kaltara diresmikan menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB) oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) kala itu Gamawan Fauzi, mewakili Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Bersamaan dengan itu, dilantik Irianto Lambrie sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Kaltara.

Dari 0. Begitu yang kerap disampaikan H Irianto Lambrie, Gubernur Kaltara menceritakan perjalanan memimpin provinsi ke-34 di Tanah Air ini sejak awal.

“Saat itu, kita tidak punya apa-apa. Semua dari 0. Tidak punya pegawai, apalagi APBD, belum ada. Uang kita 0 rupiah pada saat saya pertama kali di Kaltara, sebagai Penjabat Gubernur. Kantor tidak ada, kurang lebih 8 bulan ngantor di hotel melati,” kata Irianto mengisahkan awal memimpin Kaltara.

Diawali dengan niat yang lurus, dan kerja keras, akhirnya pelan dan pasti, roda pemerintahan Kaltara mulai bergerak. Bahkan lebih cepat dari yang diperkirakan. Semua atas kerja keras, kerja cerdas dan ikhlas yang dijalaninya bersama sejumlah staf yang direkrut.

Halaman
12
Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved