Berita Pemkab Kutai Kartanegara

Bupati Kukar Ikuti Video Conference Bersama 9 Menteri Terkait Penerapan PSBB

vidcon bersama menteri merupakan salah satu langkah besar dalam melakukan pemutusan mata rantai penyebaran covid-19

HUMASKAB KUKAR
RAPAT BERSAMA MENTERI - Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah mengikuti rapat bersama sejumlah menteri kabinet melalui video conference, Kamis (9/4/2020). Rapat yang dipimpin Menko Polhukam Mahfud MD itu juga diikuti 541 kepala daerah se-Indonesia guna memutus mata rantai corona. 

TENGGARONG - Berbagai upaya terus dilakukan pemerintah pusat dalam memutus rantai penyebaran Pandemi Covid-19, salah satunya dengan melakukan sinergitas dan koordinasi bersama 541 Kepala Daerah se-Indonesia termasuk Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), melalui Video Conference (Vidcon) di Ruang Vidcon L2 Kantor Bupati, Tenggarong, Kamis (9/4/2020).

Rapat kerja yang dipimpin Menkopolhukam Mahfud MD diikuti oleh Mendagri Tito Karnavian (Moderator), Menkeu Sri Mulyani Indrawati, Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar, Menko Kemaritiman dan Investasi Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan, Menko Ekonomi Airlangga Hartarto, Menko PMK Muhadjir Effendy, dan Mensos Juliari P Batubara.

Ada juga Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziah, Ketua Gugus Tugas Corona Doni Monardo, Kapolri Jenderal Idham Aziz dan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, membahas Implementasi Pembatasan Sosial Berskala Besar hingga bantuan sosial bagi masyarakat miskin.

Bupati Kukar Edi Damansyah usai mengikuti raker bersama para menteri mengatakan, vidcon bersama menteri merupakan salah satu langkah besar dalam melakukan pemutusan mata rantai penyebaran covid-19 yang berdampak sosial ekonomi terhadap masyarakat luas, termasuk penyaluran bantuan sosial dalam penanggulangan kemiskinan.

"Vicon implementasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dengan para Menteri, Gubernur, Bupati/Walikota se-Indoensia ini sebagai upaya bersama, bersinergi dalam memutus rantai penyebaran Pandemi Covid-19, termasuk di Kutai Kartanegara dapat tertangani dengan baik," katanya.

Adapun poin-poin penting yang disampaikan para menteri, sebut Edi seperti adanya perubahan anggaran ABPD dan transfer ke daerah, bantuan sosial masyarakat hingga implementasi kesiapan jaring pengaman sosial lainnya.

"Sesuai arahan para menteri, Kukar terus melakukan sinergitas dan koordinasi terutama dalam penanganan covid-19 di Kukar benar-benar dapat tertangani dengan baik, termasuk refocusing dan realokasi anggaran dalam penanggulangan dampak sosial khususnya kemiskinan dan perngangguran melalui bantuan sosial tepat sasaran berjalan lancar," ujarnya. (adv/dokpim1)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved