Virus Corona di Kukar

Walaupun Terdampak, Dispar Kukar Jadikan Moment Wabah Virus Corona untuk Membenahi Sektor Pariwisata

Mewabahnya Virus Corona atau Covid-19 di dunia berdampak besar terhadap aktivitas masyarakat. Nyaris seluruh sektor terdampak bahkan hingga merugi

TRIBUN KALTIM / CHRISTOPER D
Museum Kayu jadi salah satu lokasi wisata di Kabupaten Kutai Kartanegara yang dikelola Pemkab Kukar. 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Mewabahnya Virus Corona atau Covid-19 di dunia berdampak besar terhadap aktivitas masyarakat.

Nyaris seluruh sektor terdampak, bahkan hingga alami kerugian. Salah satu sektor yang terdampak yakni pariwisata. Di Kabupaten Kutai Kartanegara atau Kukar, seluruh tempat wisata yang dikelola Pemkab Kukar tutup untuk sementara waktu.

Sudah hampir sebulan tempat wisata di Kota Raja tutup dan mengakibatkan tidak adanya pemasukan ke kas daerah dari retribusi masuk tempat wisata.

Walaupun mengalami kerugian, namun Dinas Pariwisata atau Dispar Kukar juga menganggap kondisi tidak normal saat ini sebagai kesempatan untuk membenahi diri.

"Saat ini memang semua tempat wisata yang kami kelola tutup. Tapi, kalau kami lihat ini malah kesempatan untuk menata diri, menyiapkan tempat wisata semakin baik," ucap Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dispar Kukar, Witontro, Kamis (16/4/2020).

Menurutnya, ketika Virus Corona sudah dapat teratasi dan kondisi kembali normal, lokasi wisata bakal jadi tempat tujuan masyarakat untuk berlibur, maupun menghilangkan kejenuhan akibat banyak menghabiskan waktu di rumah.

Pariwisata Kaltim Anjlok, 10.031 Orang Terdampak, Sri Wahyuni: Sudah Ratusan Restoran Tutup

Agenda Tahun TIFAF Ditunda Tahun Depan Karena Wabah Corona, Dinas Pariwisata Kukar Siapkan Pengganti

Selama Wabah Corona, Obyek Wisata di Kukar Tutup Sementara, Retribusi Masuk Sektor Pariwisata Nihil

Pemprov Diminta Lestarikan Keraton-Keraton di Kaltim, Rusman: Untuk Pariwisata Perkuat Budaya

"Begitu Virus Corona tidak ada lagi, masyarakat akan berlibur ke tempat wisata. Saya yakin nantinya terjadi lonjakan yang besar," jelasnya.

Maka dari itu, pihaknya saat ini tengah membenahi sejumlah fasilitas di tempat wisata, seperti menambah tempat mencuci tangan, disamping dengan kelengkapan sarana prasarana lainnya, seperti pusat kesehatan dan layanan lainnya.

"Pasca Virus Corona ini bakal ada perubahan prilaku masyarakat, salah satunya dengan giat mencuci tangan. Tentu kondisi seperti ini kami juga manfaatkan untuk mempersiapkan diri," pungkasnya.

Denisa Garicelia Putri Pariwisata Kubar 2020, Rianry Gilbert dan Princess Angelica Jadi Duta Wisata

UMKM dan Pariwisata Mati Suri, Wakil Walikota Basri Rase: Padahal Banyak Orang Kreatif di Bontang

Kita ketahui bersama, Kabupaten Kukar menjadi salah satu lokasi tujuan wisata di Kaltim, terdapat sejumlah spot lokasi wisata yang tersebar disejumlah Kecamatan di Kukar.

Lokasi pariwisata di Kukar di antaranya, Waduk Panji Sukarame, Planetarium, Pulau Kumala, pantai Tanah Merah Samboja, pemancingan Loa Kulu, Tugu Equator Marangkayu, museum Mulawarman dan museum Kayu.

Semenjak Virus Corona mewabah, per 21 Maret 2020 seluruh lokasi wisata tersebut ditutup, dan kembali akan dibuka menyesuaikan dengan surat edaran Bupati Kukar.

Bahkan, festival kebudayaan skala internasional yang merupakan agenda pariwisata nasional tahunan Tenggarong International Folk Arts Festival (TIFAF) tahun ini (2020) batal terselenggara dan akan dilaksanakan pada 2021. Tidak hanya itu, pesta adat Erau Kesultanan Kutai Ing Martadipura juga terancam tidak dapat terselenggara tahun ini. (*)

IKUTI >> Update Virus Corona

IKUTI >> Update Virus Corona di Kukar

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved