Virus Corona d Baikpapan

Wawali Balikpapan Rahmad Masud Ajak Masyarakat Beli Makanan Secara Online

Wawali Balikpapan Rahmad Masud berharap roda perekonomian tetap berjalan di Balikpapan, khususnya di sektor usaha makanan

TRIBUNKALTIM.CO, SITI ZUBAEDAH
Wakil Walikota Balikpapan Rahmad Masud 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Wawali Balikpapan Rahmad Masud berharap roda perekonomian tetap berjalan di Balikpapan, khususnya di sektor usaha makanan. Jika sektor ini tetap hidup di masa pandemic virus Corona ini, diyakini, sejumlah sektor lainnya ikut bergerak. Sehingga ia mengajak msyarakat untuk tetap membeli makanan secara online melalui aplikasi ojek online (ojol).

Menurutnya, ini bagian dari gotong royong lawan Corona. Ia mengajak masyarakat Balikpapan tetap beli makanan di warung makan, restoran, khususnya yang UMKM. Bantu mereka agar tetap hidup.

Ia pun prihatin melihat perkembangan saat ini, tak hanya di Balikpapan, pandemi virus Corona melemahkan ekonomi rakyat. Semua sektor mengalami penurunan produktifitas. Bahkan sudah banyak perusahaan yang harus mem-PHK karyawannya.

Rahamd Masud tak ingin situasi ini juga terjadi di Balikpapan, sehingga situasi ini menurut Rahmad, harus diatasi bersama-sama, dengan semangat gotong rotong. Salah satu yang relatif mudah diatasi, menurut Rahmad, adalah sektor UMKM, khususnya usaha kuliner.

Dengan tetap membeli makanan di warung atau restoran, maka otomatis akan menggerakkan sejumlah sektor lainnya. Mulai dari pedagang bahan baku, ojek online dan tentu tetap menghidupkan karyawan rumah makan tersebut.

Banyak Warga Buang Limbah Masker di Tempat Umum, DLH Balikpapan Siapkan 15 Dropbox di 6 Kecamatan

Ketua IPMI Balikpapan Sebut Pelaku UMKM Terutama Bidang Garmen Banting Stir Produksi Masker

Bantu Warga yang Ekonominya Terdampak Covid-19, CAKEP Balikpapan Libatkan Pelajar Galang Donasi

"Ojek online, jasa gofoodnya akan bergerak. Akan sangat membantu mereka. Kalau sekarang, mereka (driver ojol) mengeluh, tidak ada orderan," kata Rahmad Masud.

Namun, ia pun mengajak pemilik usaha restoran atau warung makan untuk melaksanakan sejumlah prosedur kebersihan. Karena turunnya tingkat penjualan saat ini, alasannya antara lain, karena masyarakat khawatir, penjual makanan tidak standar dalam pengolahan dan penyajian makanan. Sehingga berpotensi membawa virus Corona.

"Wajar saja masyarakat takut, khawatir. Ini harus dijawab dengan upaya melaksanakan prosedur kebersihan. Mulai dari kebersihan bahan baku, pengolahan serta penyajian. Ini harus dijamin bersih," ujar Rahmad Masud.

Ia pun akan menjadikan standar kebersihan usaha restoran ini sebagai aturan resmi yang diterbitkan Pemkot Balikpapan.

"Ayo kita pesan makanan secara online. Karena kita memang diminta di rumah saja. Bagi warung yang belum ada di Gofood atau Grab food, bisa pesan lewat telepon dan pakai jasa gosend. Untuk usaha restoran, harus bersih, agar masyarakat tidak khawatir," katanya (dha)

 Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Minta Kluster Gowa untuk Jalani Rapid Test Ulang

Kabar Gembira, Pasien Sembuh Virus Corona di Kota Balikpapan Bertambah Satu

***Poin to Poin

Standar Kebersihan Restoran/Rumah Makan dalam menghadapi penyebaran virus Corona (Covid-19) ( Ini akan dibahas di Pemkot untuk menjadi aturan resmi usaha restoran ) di Kota Balikpapan.

1. Membatasi layanan hanya untuk dibawa pulang secara langsung (t ake away ), melalui pemesanan secara daring, dan/atau dengan fasilitas telepon/layanan antar.

2. Menjaga jarak antrean berdiri maupun duduk paling sedikit 1 (satu) meter antar pelanggan.

3. Menerapkan prinsip higiene sanitasi pangan dalam proses penanganan pangan sesuai ketentuan.

4. Menyediakan alat bantu seperti sarung tangan dan/atau penjepit makanan untuk meminimalkan kontak langsung dengan makanan siap saji dalam proses persiapan, pengolahan dan penyajian

5. Memastikan kecukupan proses pemanasan dalam pengolahan makanan sesuai standar.

6. Melakukan pembersihan area kerja, fasilitas dan peralatan, khususnya yang memiliki permukaan yang bersentuhan langsung dengan makanan.

7. Menyediakan tempat cuci tangan dengan sabun bagi pelanggan dan pegawai.

8. melarang bekerja karyawan yang sakit atau menunjukkan suhu tubuh di atas normal, batuk, pilek, diare dan sesak nafas.

9. Mengharuskan bagi penjamah makanan menggunakan sarung tangan, masker kepala dan pakaian kerja sesuai pedoman keselamatan dan kesehatan kerja. (dha)

IKUTI >> Update Virus Corona

IKUTI >> Update Virus Corona di Balikpapan

Penulis: Siti Zubaidah
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved