Pilkada Samarinda

KASN Rekomendasikan Sanksi Oknum PNS Samarinda, Bawaslu Ingatkan Sumpah Jabatan

Komisi Aparatur Sipil Negara mengirim surat ke Walikota Samarinda terkait pelanggaran kode etik dan kode prilaku ASN di Lingkungan Pemkot Samarinda.

TRIBUNKALTIM.CO/RIDUAN
Komisioner Bawaslu Samarinda Imam Sutanto, saat diwawancari Tribunkaltim.co, Jumat (13/3/2020). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Komisi Aparatur Sipil Negara mengirim surat ke Walikota Samarinda terkait pelanggaran kode etik dan kode prilaku ASN di Lingkungan Pemkot Samarinda, Kalimantan Timur

Surat tersebut bernomor R-892/KASN/03/2020. Badan Pengawas Pemilihan Umum Kota Samarinda ( Bawaslu Samarinda ) mengapresiasi surat tersebut.

"Sudah seringkali kita sampaikan ke publik, ASN mesti memahami sumpah jabatannya," kata Komisioner Bawaslu Samarinda Imam Sutanto, saat dihubungi TribunKaltim.co, Jumat (17/4/2020).

Sudah banyak kasus di Indonesia, hal tersebut, kata Imam, harusnya menjadi pengingat para ASN.

"Itu harus jadi pengingat. KASN itu gak main-main," kata Imam.

BACA JUGA:

 Pandemi Corona, Dinkes Kutim Berharap Tidak Ada Transmisi Lokal di Kutai Timur

 Soal Sembako Gratis, Wabup PPU Minta RT Hingga Lurah dan Kades Tidak Minta Pungutan ke Warga

 Gubernur Kaltara Irianto Lambrie Bantu Warga yang Dikarantina di BKPSDM Bulungan

Beberapa waktu sebelumnya, Imam mencatat kasus yang dialami dosen di perguruan tinggi negeri di Samarinda, telah mendapatkan sanksi.

Begitu juga dengan adanya ASN yang menjadi calon legislatif saat itu, juga sudah mendapatkan sanksi.

Dan terkini, sanksi juga menanti oknum PNS di Pemkot Samarinda.

"Artinya, ASN harus memahami sumpah jabatannya, harus memahami regulasi," kata Imam.

Halaman
12
Penulis: Sapri Maulana
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved