Kompetisi Dihentikan Sementara, Sultan Samma Berharap Usai Badai Corona Reda, Liga 1 Dilanjutkan

Gelandang serang Borneo FC Samarinda berharap usai pandemi covid-19, Liga 1 bisa berlanjut. Saat ini, Liga 1 dihentikan sementara. Bagi Sultan, ada b

TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HP
Sultan Samma Pemain Borneo FC berharap usai pandemi covid-19, Liga 1 bisa berlanjut. Saat ini, Liga 1 dihentikan sementara. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA- Gelandang serang Borneo FC Samarinda berharap usai pandemi covid-19, Liga 1 bisa berlanjut.

Saat ini, Liga 1 dihentikan sementara. Bagi Sultan, ada baiknya kompetisi dilanjutkan kembali setelah pandemi Virus Corona atau covid-19 reda.

“Kalau bisa sih kompetisi jangan dihentikan. Siapa tahu setelah Lebaran wabahnya bisa teratasi. Terus terang sangat sayang jika dihentikan,

karena Borneo FC sendiri saat ini dalam kondisi bagus dengan materi pemain lebih mumpuni untuk berkompetisi,” kata Sultan Samma melalui keterangan tertulis yang diterima Tribunkaltim.co, Jumat (17/4/2020).

Keputusan tetap ditentukan oleh PSSI dan PT LIB. Sultan tak memungkiri, pandemi covid-19 sangat berdampak terhadap pesepak bola. Bukan hanya di Indonesia, namun juga di seluruh dunia.

Jika memang Liga 1 harus dihentikan, PSSI telah mewacanakan adanya turnamen pengganti. Sultan menerima hal tersebut, meski masih menginginkan Liga 1 berlanjut.

Sultan menilai, jika memang digantikan dengan kompetisi lain, maka kualitas turnamen haruslah yang terbaik. Tak kalah dengan atmosfer Liga 1.

“Kalau mau diganti turnamen, asal turnamennya jelas bagi saya tak masalah. Jangan sampai nanti turnamennya tak berjalan sesuai keinginan semua pihak,” kata Sultan.

Presiden Klub Borneo FC Kagumi Klub Asal Malaysia, Rencana Visit ke JDT FC Usai Corona Berakhir

Presiden Borneo FC tak Mau Paksakan Diri Minta Kompetisi Liga 1 Lanjut Setelah Wabah Berakhir

Sultan menambahkan, hal penting lainnya saat ini adalah bagaimana para pelaku sepakbola Indonesia bisa menyambung hidup.

Paling tidak, bagi Sultan, jika ada turnamen sebagai pengganti kompetisi yang dihentikan, maka dari situ ada pemasukan bagi pemain.

“Yang penting bisa menyambung hidup. Kalau tak ada liga atau turnamen, otomatis perekonomian akan tersendat dan itu yang tidak diinginkan semua pihak. Pastinya saya dan semua orang ingin wabah ini segera berakhir, agar semuanya bisa kembali menjadi normal,” pungkasnya. (*)

Penulis: Sapri Maulana
Editor: Rahmad Taufiq
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved