Pemerintah Kota Tarakan

Mulai 20 April Penumpang Pesawat yang Tiba di Tarakan Dilakukan Screening Kesehatan

tujuan Tarakan akan dipisahkan dengan penumpang yang tujunnya ke berbagai daerah di Kaltara, seperti Tanjung Selor, Malinau, Nunukan, dan Tana Tidung.

HO - HUMAS DAN PROTOKOL PEMKOT TARAKAN
Wali Kota Tarakan dr H Khairul M Kes menyaksikan langsung simulasi screening kesehatan penumpang moda transportasi udara, Minggu(19/4) di Bandara Internasional Juwata Tarakan. 

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN- Screening kesehatan bagi penumpang pesawat yang tiba di Bandara Internasional Juwata Tarakan akan dilakukan mulai, Senin (20/4/2020).

Screening penumpang dilakukan sebagai upaya Pemkot Tarakan dalam mencegah dan menanggulangi penyebaran wabah Covid-19.

Sebelum sreening dilakukan, terlebih dahulu, dilakukan simulasi. Kegiatan simulasi screening penumpang disaksikan langsung Walikota Tarakan dr H Khairul M Kes bersama unsur Forkompinda dan instansi terkait.

Dalam simulasi ini penumpang yang tiba melewati pintu kedatangan dan langsung naik bus didamping petugas untuk dibawa ke terminal lama sebagai tempat screening.

69 Kasus Virus Corona di Kaltara, Jangan Ada Diskriminasi Terhadap Pasien Positif Covid-19

BREAKING NEWS Satu Orang Alumnus Ijtima Ulama Gowa Tambah Kasus Positif Covid-19 Bontang

Bahaya Hoax Covid-19 dan Sikap Tegas Polri

Nasib Anak Buah Idham Azis, Perwira Polisi yang Pukul Tiga Bintara, Tak Dipecat, Ini Hukumannya

Penumpang dengan tujuan Tarakan akan dipisahkan dengan penumpang yang tujunnya ke berbagai daerah di Kaltara, seperti Tanjung Selor, Malinau, Nunukan, dan Tana Tidung.

Penumpang yang tujuannya di luar Tarakan, apabila sehat dapat melanjutkan perjalanan. Sedangkan yang ada gejala ringan, sedang dan berat dilakukan karantina dan dirujuk ke Rumah Sakit Umum (RSU) Kota Tarakan dan RSUD Tarakan.

Khairul mengungkapkan, awalnya sreening dilakukan di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda). Namun setelah berdiskusi lebih bakk dipindahkan ke terminal lama, supaya mengurangi pergerakan penunpang dan keamanan.

"Screening kesehatan bagi penumpang pesawat ini dimulai (20/4/2020) sampai dengan (29/5/2020). Lalu akan di evaluasi setiap dua minggu sekali," ujarnya.(adv/jnh)

Penulis: Junisah
Editor: Ardian Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved