Kabar Oknum Satpol PP Samarinda Angkut Pria Bertongkat, Uang Rp 150 Ribu Dirampas, Disangka Gepeng

Korban sebelumnya diduga sebagai salah satu gelandangan dan pengemis (Gepeng) hingga oknum Satpol PP Samarinda yang sedang berpatroli

Editor: Budi Susilo
HO/FACEBOOK
Informasi dihimpun TribunKaltim.co, dari postingan media sosial Facebook pihak korban, jika keluarganya itu memiliki kondisi cacat fisik hingga membuatnya harus menggunakan tongkat bantu untuk bisa berjalan. Korban sebelumnya diduga sebagai salah satu gelandangan dan pengemis (Gepeng) hingga oknum Satpol PP yang sedang berpatroli langsung mengangkutnya ke dalam mobil, Minggu (19/4/2020). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Minggu (19/4/2020) malam, sekitar pukul 19.30 Wita diketahui ada seorang warga berinisial DI (45) yang beralamat di Jalan Pattimura saat tengah berjalan kaki hendak melaksanakan salat, dikawasan Mangkupalas, Samarinda Seberang, tepatnya di seputar Pasar Komura diangkut oleh oknum Satpol PP Samarinda dan dirampas uangnya senilai Rp 150 ribu.

Informasi dihimpun TribunKaltim.co, dari postingan media sosial Facebook pihak korban, jika keluarganya itu memiliki kondisi cacat fisik hingga membuatnya harus menggunakan tongkat bantu untuk bisa berjalan.

Korban sebelumnya diduga sebagai salah satu gelandangan dan pengemis (Gepeng) hingga oknum Satpol PP Samarinda yang sedang berpatroli langsung mengangkutnya ke dalam mobil.

Oknum petugas saat itu langsung melakukan pemeriksaan, dan dikatakan uang Rp150 ribu milik korban diambil secara paksa.

BACA JUGA:

 Pandemi Corona, Dinkes Kutim Berharap Tidak Ada Transmisi Lokal di Kutai Timur

 Soal Sembako Gratis, Wabup PPU Minta RT Hingga Lurah dan Kades Tidak Minta Pungutan ke Warga

 Gubernur Kaltara Irianto Lambrie Bantu Warga yang Dikarantina di BKPSDM Bulungan

Selain itu, dalam postingan tersebut juga mengatakan korban sempat dilecehkan oleh para oknum dengan melakukan penggeledahan hingga ke bagian kemaluannya.

Melihat postingan keluarga korban yang menyebut hal itu dilakukan oleh oknum aparat, lalu pihak Polsek Samarinda Seberang segera melakukan upaya klarifikasi.

"Karena dibilang aparat makanya langsung kami panggil dan bikin klarifikasinya," terang Kapolsek Samarinda Seberang, Kompol Suko Widodo, Senin (20/4/2020) sore

"Hasil yang kami dapat dari keluarga, korban ini dikira gepeng hingga diambil paksa uangnya," sambungnya.

Lebih lanjut dikatakannya, pihak keluarga telah memberikan laporan tertulisnya. Selanjutnya, pihak keluarga korban hendak mengunjungi kantor Satpol PP untuk melakukan klarifikasi lebih lanjut dengan peristiwa yang menimpa

Terpisah, pihak Satpol PP Samarinda yang dikonfirmasi melalui Kepala Bidang (Kabid) Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Joshua Laden membenarkan kejadian tersebut dilakukan oknum jajarannya.

Meski demikian, Joshua enggan memberikan penjelasan yang lebih rinci lagi kepada awak media.

"Kami serahkan kepada pihak kepolisian," ungkapnya.

BACA JUGA:

 Pengetatan Sosial Diterapkan, Kualitas Udara di Balikpapan Nomor 1 Terbaik dari 39 Kota di Indonesia

 Pasien Pertama Positif Corona di Berau Kondisi Membaik, Tiga Masih Mengalami Keluhan

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved