Breaking News:

News Video

NEWS VIDEO Pesan Sri Mulyani di Hari Kartini, Ingatkan untuk Berbuat Baik kepada Sesama

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan pesan refleksi Hari Kartini di tengah pandemik virus corona.

TRIBUNKALTIM.CO - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melalui akun Instagram pribadinya, @smindrawati, mengungkapkan pesan refleksi Hari Kartini di tengah pandemik virus corona (Covid-19).

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu menceritakan perihal Pahlawan Nasional Raden Ajeng Kartini yang kala itu harus dipingit di rumah karena adat istiadat.

Namun demikian, hal itu tidak menghalangi Kartini untuk memperjuangkan nasib perempuan dan anak-anak.

Sementara saat ini, masyarakat harus tinggal di rumah karena wabah virus corona yang telah tersebar di seluruh provinsi di Indonesia.

"Dinding rumah tidak menjadi penghalang bagi Kartini untuk memperjuangkan dan peduli akan nasib perempuan dan anak-anak untuk maju. Hari ini kita harus tinggal di rumah karena Covid-19," ujar Sri Mulyani seperti dikutip dari akun Instagram pribadinya, Selasa (21/4/2020).

"Kita dapat mencontoh semangat Kartini-meski di rumah, you can always do good think for your family, your community and your country. Never try to find any excuses to do good things for others," ujar dia.

Selain itu, Sri Mulyani juga mengapresiasi kinerja tenaga medis seperti dokter, perawat dan pekerja rumah sakit yang berjuang di garis terdepan dalam penanganan pasien virus corona.

"Ucapan terima kasih dan penghargaan tidak akan mampu menebus jasa besar mereka yang telah membaktikan dirinya untuk menolong dan menyelamatkan nasib sesama manusia," ujar dia.

Menurut Sri Mulyani di tengah situasi seperti saat ini, sesorang akan mampu menunjukkan kualitas kemanusiannya.

Seperti Kartini, keperempuanannya, pingitannya, dan berbagai halangan adat, sosial kultural tidak menjadi alasan untuk memajukan kaumnya, dan menjadi pahlawan bangsa dan pahlawan kemanusiaan.

"Satu abad lebih, warisan Kartini dalam bentuk kepedulian dan perikemanusiaan yang adil dan beradab tidak pernah musnah. Pemikirannya yang maju jauh melampaui waktu saat itu, abadi dan lekat dengan kita semua dari jaman ke jaman," ujar Sri Mulyani.

"Sang Pencipta menghendaki agar umat manusia selalu mampu dan mau berbuat kebaikan bagi sesama manusia dan bagi alam semesta. Sudahkah kita?" tukas dia. (*)

 IKUTI >> News Video

IKUTI >> News Video

Editor: Wahyu Triono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved