Virus Corona di Kutim

Danramil Sangatta Sebut Lebih 100 Orang Dipulangkan dari Posko Pintu Masuk Patung Burung Kutai Timur

Kabupaten Kutai Timur menjaga ketat wilayahnya untuk mencegah penyebaran Corona Virus Disease 19 atau Covid-19. Tiga posko pintu masuk disiapkan

Penulis: Dian Mulia Sari | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO, DIAN MULIA SARI
Danramil 0909-01/Sangatta, Kapten Inf Arif. S. Rabu (kiri), dan Camat Sangatta Selatan, 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Kabupaten Kutai Timur menjaga ketat wilayahnya untuk mencegah penyebaran Corona Virus Disease 19 atau Covid-19. Tiga posko pintu masuk disiapkan yakni Patung Burung di Kecamatan Sangatta Selatan, KM 23 di Muara Bengkal dan di Kongbeng arah ke Berau.

Posko tersebut sudah didirikan sejak 27 Maret 2020 lalu. Di sana petugas medis dan relawan menjaga secara ketat masyarakat yang masuk ke Kutim.

Sudah hampir empat pekan penjagaan dilakukan dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Ternyata ada sebanyak 100 orang lebih warga sipil yang dipulangkan kembali atau tidak diperbolehkan masuk ke Kutim karena tidak memiliki tujuan di Kutim.

Hal tersebut diungkapkan oleh Danramil 0909-01/Sangatta, Kapten Inf Arif. S. Rabu (22/4/2020). "Kalau jumlah orang sudah 100 lebih kita suruh balik, kemarin ada orang Bali dia pulang soalnya ga ada tujuan pasti di sini," ujar Arif.

Dari 100 orang lebih yang tidak diperbolehkan masuk karena tidak ada tujuan pasti, paling banyak merupakan warga Balikpapan. "Dominan dari kota Balikpapan, kemarin ada 4, sebelumnya 7, dari Sumatera 2, pokoknya di sini sudah sangat ketat ya, filternya sangat ketat," ujarnya.

Ia juga mceritakan beberapa warga asal Bali, Jakarta dan Sumatera yang dipulangkan kembali ke asalnya karena di Kutim tidak ada tujuan. Diminta membeli tiket pulang melalui aplikasi online dan langsung membayar di posko pintu masuk untuk memastikan warga tersebut benar-benar kembali ke asalnya.

Kapolres Kutim Berpesan Jangan Ada Pemblokiran Akses Jalan Distribusi Sembako dan Alkes

Jadwal Imsakiyah Kutai Timur (Kutim) Selama Puasa Ramadhan 1441 H / 2020 M

Kasmidi Bersyukur 10 Perusahaan Perkebunan di Kutim Sepakat Tidak Ada PHK

Pemeriksaan Rapid Test Ada Dua Jenis, Dinas Kesehatan Kutai Timur Beri Penjelasan

"Bagaimana caranya memastikan dia pulang , kita suruh dia langsung beli tiket online langsung bayar naik mobil terus pulang, ada dari Balikpapan, Jakarta, ada Sumatera," ujarnya.

Hal senada dikatakan oleh camat Sangatta Selatan, Hasdiah, secara tegas melarang masyarakat yang akan masuk ke Kutim bagi yang tidak jelas tujuannya. "Kalau gak jelas tujuannya ke Kutim kita suruh balik," kata Hasdiah.

Sementara bagi warga yang tidak memakai masker juga dilarang masuk ke Kutim. Jadi penjagaan di posko pintu masuk memang benar-benar ketat. "Yang tak pakai masker gak boleh msuk, jadi harus beli masker dulu, kalau sakit di taruh dulu di posko sampai dia sembuh," ujarnya.

IKUTI >> Update Virus Corona

IKUTI >> Update Virus Corona di Kutim

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved