Virus Corona di Kukar

Anggota DPRD Angkat Bicara Soal Penanganan Virus Corona, Minta Pemkab Kukar Lebih Tegas

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kutai Kartanegara ( DPRD Kukar ) Provinsi Kalimantan Timur, angkat bicara mengenai penanganan virus Corona

HO/PEMKAB KUKAR
Data harian penanganan virus Corona di Kutai Kartanegara ( Kukar ) Kalimantan Timur oleh Gugus tugas penanganan dan penanggulangan Covid-19 Pemkab Kukar, Jumat (24/4/2020). 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kutai Kartanegara ( DPRD Kukar ) Provinsi Kalimantan Timur, angkat bicara mengenai penanganan virus Corona di Kukar, terlebih saat ini telah terdapat empat PDP ( Pasien Dalam Pengawasan ) yang meninggal dunia.

Ria Handayani, anggota Komisi II DPRD Kukar ini menilai warga yang memiliki penyakit bawaan, serta positif hasil rapid test, dan PDP lebih mengerikan dibandingankan warga yang positif virus Corona atau covid-19,

"Lebih mengerikan dari pada yang positif, terlebih rentang usia warga kita yang meninggal ini mewakili dari setiap golongan usia, ada yang usia lanjut, orang tua hingga usia muda. Ya, kita harus lebih waspada lagi," jelasnya, Jumat (24/4/2020).

Namun demikian, dirinya tetap mengapresiasi upaya dan langkah yang dilakukan Gugus tugas penanganan dan penanggulangan Covid-19 Pemkab Kukar.

BACA JUGA:

 Pengetatan Sosial Diterapkan, Kualitas Udara di Balikpapan Nomor 1 Terbaik dari 39 Kota di Indonesia

 Pasien Pertama Positif Corona di Berau Kondisi Membaik, Tiga Masih Mengalami Keluhan

 Kursi Tamu Diberi Jarak, Bupati Kukar Gelar MoU, Berikut Nilai Pagu Anggaran Penanganan Covid-19

Bahkan, dirinya juga menyambut baik dengan adanya petugas di pintu masuk Kukar. Namun, menurutnya lebih baik lagi jika ada posko yang berfungsi untuk lakukan pemeriksaan, serta pendataan guna dapat mendeteksi riwayat perjalanannya.

"Agar jelas dalam pendeteksian ODP (Orang Dalam Pemantauan) maupun PDP, maka yang paling tepat juga ada posko untuk screening awal di wilayah perbatasan Kukar, tentunya dengan bekerja sama TNI dan Polri," tuturnya.

Dirinya berharap agar Pemkab Kukar dapat lebih tegas dalam upaya pencegahan penyebaran virus Corona, terlebih saat ini terdapat klaster baru penyebaran virus Corona, yakni klaster Magetan.

"Biasanya ada warga yang tetap nekat mudik. Jadi, tidak hanya di bandara dan pelabuhan Samarinda maupun Balikpapan saja, tapi semua pintu keluar masuk Kukar, termasuk di darat. Harus lebih ketat lagi dalam hal ini," tegasnya.

Terpisah, juru bicara Gugus tugas penanganan dan penanggulangan Covid-19 Pemkab Kukar, Martina Yulianti menilai sejauh ini apa yang telah dilakukan berjalan dengan cukup efektif.

Halaman
12
Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved