Virus Corona di Kaltim

DPRD Kaltim Serukan Pemerintah Daerah Libatkan Semua Pihak Tangani Covid-19

Wakil Ketua DPRD Kaltim Andi Harun meminta kepada pemerintah daerah, kepada gubernur, wali kota, dan bupati di Bumi Etam lmeibatkan seluruh pihak

TRIBUNKALTIM.CO, SAPRI MAULANA
 Wakil Ketua DPRD Kaltim dari Fraksi Gerindra Andi Harun 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Wakil Ketua DPRD Kaltim Andi Harun meminta kepada pemerintah daerah, kepada gubernur, wali kota, dan bupati di Bumi Etam lmeibatkan seluruh pihak untuk mengatasi penyebaran Covid-19.

"Penanganan terpadu tidak hanya dari aspek kesehatan, tidak hanya dari sisi sosial ekonomi. Tapi juga dari sisi keamanan dan ketertiban masyarakat," ungkap Andi Harun, saat dijumpai pewarta, usai mengikuti Rapat Badan Anggaran atau Banggar DPRD Kaltim bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah atau TAPD Kaltim, secara virtual menggunakan aplikasi Zoom, Kamis (23/4/2020).

"Sehingga pihak kepolisian harus dilibatkan. Untuk memastikan situasi tetap kondusif dari potensi gangguan keamanan dan ketertiban," jelas Andi Harun.

Andi Harun menekankan, aparat keamanan tak boleh bekerja sendirian, dan harus mendapat dukungan dari pemerintah kabupaten/kota se-Kaltim. "Tapi juga perlu dukungan dari pemerintah termasuk dari sisi anggaran," kata Andi Harun.

Saat ini, seluruh dunia tengah fokua menghadapi masa pandemi Covid-19. Tak terkecuali di Kaltim. DPRD Kaltim telah membentuk panitia khusus atau Pansus Percepatan Penanganan Penyebaran Covid-19 untuk mendukung kerja-kerja Satgas Gugus Tugas.

Ketua DPRD Kaltim Dukung Larangan Mudik, Warga Diajak Patuh dan tak Remehkan Penyebaran Covid-19

Pansus Penanganan Covid-19 DPRD Kaltim Monitoring Kabupaten/Kota Secara Virtual

Belajar dari Rumah, DPRD Kaltim Akan Realokasi Dana BOS Bantu Guru Honorer dan Murid Kurang Mampu

Komisi I DPRD Kaltim Ingatkan Penyaluran Bantuan Keuangan Dampak Corona Harus Tepat Sasaran

Pada Rapat Banggar tersebut, Andi Harun juga menekankan, proses realokasi harus mempertimbangkan banyak aspek.

Pertama ialah menekankan skala prioritas, dimana DPRD Kaltim akan mendukung pengalokasian anggaran sesuai dengan seluruh kebutuhan untuk mengatasi penyebaran Covid-19.

Kedua, DPRD Kaltim juga memberikan arahan agar realokasi anggaran memikirkan dampak perekonomian, segera memberikan bantuan kepada masyarakat, dan tidak memangkas anggaran yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Ketiga, pembahasan APBD-P Kaltim akan diundur, paling lambat rampung Agustus mendatang.

"Kita harus fokus pada penyelesaian penanggulangan Covid-19 ini dulu. Paling lambat Agustus baru kita rampungkan APBD-P 2020," kata Andi Harun. (m08)

(Tribunkaltim.co/Sapri Maulana)

Penulis: Sapri Maulana
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved