1 PDP di Kubar Meninggal

Alasan Pasien yang Meninggal Dunia Dini Hari di RSUD HIS Kubar Bersatus PDP

Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Barat ( Kubar) Yacob Tullur mengungkap alasan pasien yang meninggal dunia pada Senin (27/4/2020) dini hari

Penulis: Febriawan | Editor: Syaiful Syafar
TRIBUNKALTIM.CO/FEBRIAWAN
Sekda Kubar Yacob Tullur didampingi Asisten I, Kapolres, Dandim Kubar, Kadinkes, Dirut RSUD HIS Kubar, Kepala BPBD Kubar, memberikan keterangan kepada awak media terkait perkembangan kasus Virus Corona atau covid-19, Senin (27/4/2020). 

TRIBUNKALTIM.CO, SENDAWAR - Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Barat ( Kubar) Yacob Tullur mengungkap alasan pasien yang meninggal dunia pada Senin (27/4/2020) dini hari di RSUD HIS Kubar berstatus Pasien Dalam Pengawasan ( PDP) Virus Corona.

Dikatakan Yacob, pasien yang meninggal dunia di RSUD HIS Senin dini hari, bukan merupakan PDP baru yang sebelumnya tak terdaftar oleh tim Gugus Tugas Penanganan covid-19.

Dijelaskan, jumlah PDP Virus Corona di Kubar hingga Minggu (26/04/2020) sebanyak 8 orang.

Kemudian masuk 1 orang ke RSUD HIS pada pukul 24.00 Wita. 

"Beliau baru masuk pukul 24.00 Wita. Karena ada riwayat perjalanan dari daerah terpapar, serta ada gejala yang mengarah ke covid-19. Jadi kita masukkan PDP, sehingga jumlah PDP kita ada 9, satu yang meninggal dini hari tadi," kata Sekda.

Baca juga: BREAKING NEWS Satu Pasien PDP Corona Meninggal di RSUD HIS Kubar

Baca juga: 12 Pasien Positif Covid-19 di Kubar Dipindahkan ke RS Pratama Linggang Bigung Malam Ini

Baca juga: Sebelum Meninggal Dunia di Kutai Barat, Pasien PDP dari Bogor Sempat Dirawat 1 Jam di RSUD HIS Kubar

Oleh tim medis, yang bersangkutan sudah diambil swabnya untuk diuji di laboratorium Surabaya.

"Untuk memastikan apakah yang bersangkutan positif atau tidak, nanti dari hasil laboratorium," kata Yacob.

Adapun mengenai proses pemakaman dilakukan sesuai prosedur protokoler pasien PDP Virus Corona.

Seperti diketahui, sebelum meninggal dunia, PDP berusia 55 tahun itu sempat menjalani perawatan intensif di RSUD HIS Kubar

Pria asal Kota Bogor ini datang ke RSUD HIS bersama rekan kerjanya pukul 00.00 dini hari.

Pasien tersebut mengeluh sesak napas.

Selain itu, pasien tersebut juga mengaku pernah melakukan perjalanan dari Kota Bogor, yang merupakan daerah terpapar Virus Corona.

"Setelah melihat dan mendiagnosa pasien, kita tetapkan dia PDP covid-19," ujar Direktur RSUD HIS Kubar, dr Akbar.

Dokter Akbar menjelaskan, sebelum ke RSUD HIS yang bersangkutan sempat mendatangi klinik Santa Familia  atau Balai Pengobatan (BP) Santa Familia, Barong Tongkok.

"Selanjutnya dia ke RSUD HIS," ujarnya.

Namun setelah mendapat perawatan di RSUD HIS Kubar, kondisinya malah semakin menurun.

"Pada pukul 01.00 dini hari, pasien tersebut meninggal dunia," ujarnya.

Baca juga: 12 Orang Positif Corona di Kutai Barat, Ini Sebaran Asal Warga yang Tertular di Kubar

Baca juga: 645 Karyawan Perusahaan Mau Masuk Kubar saat Pandemi Corona, Ini Respons Bupati FX Yapan

Baca juga: Cegah Penyebaran Virus Corona, Warga Kampung Karangan Kutai Barat Pasang Portal di Pintu Masuk

Selanjutnya, kata dr Akbar, petugas media langsung melakukan persiapan pemakaman terhadap almarhum.

Berhubung almarhum bukan warga Kubar, proses peretujuan diwakili oleh temannya. 

"Proses pemakaman sesuai protokol yang telah ditentukan oleh pemerintah, kita lakukan pada pukul 07.00 pagi tadi," ujarnya.

(TribunKaltim.co/Febriawan)

IKUTI >> Update Virus Corona

IKUTI >> Update Virus Corona di Kubar

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved