Breaking News:

Efektivitas Kartu Prakerja di Tengah Pandemi Covid-19

ADANYA pandemi yang saat ini terjadi di pertengahan 2020, yakni penyebaran Covid-19 (Coronavirus Disease 2019) di seluruh dunia berdampak sangat besar

IST
Melysana 

ADANYA pandemi yang saat ini terjadi di pertengahan 2020, yakni penyebaran Covid-19 (Coronavirus Disease 2019) di seluruh dunia berdampak sangat besar bagi kehidupan manusia. Di Indonesia sendiri, hingga 25 April 2020 tercatat kurang lebih 8.607 masyarakat positif terjangkit virus Corona ini.

Alhasil, pemerintah harus memutar otak untuk menangani kasus penyebaran virus tersebut. Langkah yang diambil pemerintah dan diterapkan oleh seluruh masyarakat Indonesia ialah Pembatasan Sosial Berskala Tinggi (PSBB) yang dikoordinasikan langsung oleh pemerintah daerah masing-masing.

Pembatasan sosial yang dilakukan membuat seluruh masyarakat tidak melakukan kegiatan sosial dengan satu sama lain serta mengharuskan masyarakat berada di rumah dengan kondisi apapun.

Tidak dapat dipungkiri, keterbatasan kondisi ini juga berdampak pada perekonomian masyarakat. Penurunan iklim usaha yang terjadi pada masyarakat Indonesia yaitu penurunan produktivitas bahkan penutupan usaha, hingga karyawan yang dirumahkan atau terkena dampak pemutuhan hubungan kerja (PHK).

Hal ini tentu menjadi tantangan besar bagi pemerintah Indonesia untuk menstabilkan perekonomian masyarakat, khususnya masyarakat menengah ke bawah yang terkena dampak pandemi Covid-19, seperti PHK atau dirumahkan oleh tempat mereka bekerja sebelumnya.

Menurut Ida Fauziyah, Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, dalam menangani dampak pandemi Covid-19, pemerintah Indonesia telah mengeluarkan Perpu No. 1 Tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan Pandemi Covid-19 atau dalam Rangka Menghadapi Ancaman yang Membahayakan Perekonomian Nasional. Melalui peraturan ini, pemerintah melakukan upaya dalam menjaga stimulus ekonomi bangsa.

Salah satu program yang digalakkan pemerintah sesuai dengan Perpu No. 1 Tahun 2020 ialah pelaksanaan Kartu Prakerja. Kartu Prakerja merupakan program yang telah dijalankan Pemerintah di bawah naungan Presiden RI Joko Widodo pada 2019.

Namun, yang membedakan progam ini ialah pada tahun 2019 kartu ini ditargetkan untuk 2 juta masyarakat yang akan mencari pekerjaan dengan sistem pelatihan vokasi sedangkan pada 2020 kartu ini ditargetkan untuk 5,6 juta masyarakat khusus untuk yang terkena dampak PHK dan dirumahkan oleh perusahaan tempat mereka bekerja karena adanya penyebaran virus ini.

Nantinya, masyarakat yang menerima program ini akan mendapatkan dana bantuan dari pemerintah dan paket pelatihan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dengan 900 jenis pelatihan sesuai minat dan bakat masingmasing individu.

Bagi masyarakat yang ingin mengikuti program Kartu Prakerja dapat mendaftarkan diri secara online melalui website resmi www.prakerja.go.id dan mengisi form data diri. Syarat peserta di antaranya WNI (Warga Negara Indonesia), minimal berusia 18 tahun, dan sedang tidak menempuh pendidikan formal.

Halaman
12
Editor: Tohir
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved