Berita Pemkab Kutai TImur

Musrenbang Kaltim, Bupati Kutim Minta Bantu Penyelesaian Pelabuhan Kudungga

Setelah mendengarkan arahan Gubernur Kaltim, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional, Komisi X DPR RI dan penyampaian

Tribun kaltim/Margaret Sarita
Musrenbang virtual melalui video conference ini diikuti seluruh Bupati dan Walikota se Kaltim. Tak terkecuali Bupati Kutai Timur, Ir H Ismunandar MT yang didampingi Wabup H Kasmidi Bulang ST MM, Sekda Drs H Irawansyah M Si serta Kepala Bappeda Kutim DR Edward Azran. 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Provinsi Kalimantan Timur, digelar hari ini, Selasa (28/4/2020). Dalam rangka penyusunan RKPD Provinsi Kaltim 2021 dengan tema menumbuhkan industri hilir yang mendukung ekonomi kerakyatan dan ekonomi kawasan.

Musrenbang virtual melalui video conference ini diikuti seluruh Bupati dan Walikota se-Kaltim. Tak terkecuali Bupati Kutai Timur, Ir H Ismunandar MT yang didampingi Wabup H Kasmidi Bulang ST MM, Sekda Drs H Irawansyah M Si serta Kepala Bappeda Kutim DR Edward Azran.

Setelah mendengarkan arahan Gubernur Kaltim, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional, Komisi X DPR RI dan penyampaian pokok-pokok pikiran DPRD Kaltim oleh Ketua DPRD Kaltim, seluruh Bupati/Walikota diminta memberi tanggapan. Termasuk Bupati Ismunandar.

“Dalam kesempatan ini, kami meminta bantuan provinsi untuk menyelesaikan program pembangunan yang sangat urgent. Di antaranya jembatan penghubung Desa Kadungan dengan Desa Pelawan yang langsung menghubungkan antara Kecamatan Kaubun di Kutai Timur dan Talisayan di Berau. Tiang pancangnya sudah ada, tinggal jembatannya,” kata Ismunandar.

Seorang PDP Anak Perempuan Meninggal di RSUD AWS Samarinda, Ada Riwayat Gagal Ginjal

Pembangunan lainnya, kata Ismunandar, pihaknya sudah menjalin kesepakatan dengan Pemkab Kutai Kartanegara, tentang peningkatan jalan penghubung Kutim dan Kukar. Dari Desa Sebulu ke Kecamatan Muara Bengkal.

Harapannya, tentu distribusi orang maupun barang dari dua daerah itu, menjadi lebih lancar. Apalagi, dari Muara Bengkal ke kecamatan lainnya di pedalaman Kutai Timur juga cukup berdekatan.

Ismunandar juga mengungkapkan jlimetnya penyelesaian Pelabuhan Kudungga Sangatta di kawasan Kenyamukan. Jembatan yang sudah dibangun sejak 2012 lalu, hingga kini belum bisa dipergunakan. Padahal kalau melihat prospek dari hadirnya pelabuhan umum di Sangatta Kutai Timur ini cukup besar.

Untuk melayani angkutan orang maupun darat melalui jalur laut.

“Sisi laut Pelabuhan Kudungga sudah selesai. Persoalannya tadinya APBN menyelesaikan causeway-nya. Namun sampai tiga tahun anggaran, tidak juga terselesaikan dan ujungnya mereka tidak mau menyelesaikan. Kami minta bantuan juga pada Pemprov Kaltim untuk penyelesaiannya. Karena ini tidak hanya untuk melayani Kutim, tapi juga ke utara Kalimantan dan pulau-pulau lain,” ungkap Ismunandar.

Bantuan lainnya dalam rangka pembangunan di Kutai Timur, adalah penanganan sungai. Karena sungai Sangatta yang selama ini menjadi sumber air warga sudah mulai terjadi pendangkalan di beberapa titik.(advertorial/Diskominfo Perstik Kutim/sar)

Penulis: Margaret Sarita
Editor: Ardian Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved