Berita Pemkab Berau

Pemkab Berau Salurkan Dana Rp 3,1 Miliar BLT untuk Warga Terdampak di Sambaliung dan Tabalar

Seperti kecamatan sebelumnya bantuan sebesar Rp 750 ribu per kepala keluarga ini akan langsung disalurkan kepada keluarga yang sudah terdata

HUMASKAB BERAU
SERAHKAN BLT - Bupati Berau Muharram menyerahkan dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada Camat Sambaliung dan Camat Tabalar di Ruang Pertemuan Tangguh, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Berau, Senin (27/4/2020). Penyerahan disaksikan para lurah dan kepala kampung dari kedua kecamatan yang nantinya akan menyalurkan langsung kepada ketua RT dan diteruskan kepada masyarakat dengan pengawalan dari jajatan TNI, Polri maupun instansi terkait. 

TANJUNG REDEB - Setelah menyalurkan anggaran bantuan langsung tunai (BLT) bagi masyarakat kurang mampu yang terdampak pandemic covid-19 untuk Kecamatan Tanjung Redeb, Gunung Tabur dan Teluk Bayur. Senin (27/4/2020), Pemerintah Kabupaten Berau melalui Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, kembali menyalurkan anggaran BLT sebesar Rp 3,1 miliar untuk Kecamatan Sambaliung dan Kecamatan Tabalar.

Bantuan diserahkan langsung Bupati Berau, Muharram, kepada Camat Sambaliung dan Camat Tabalar di Ruang Pertemuan Tangguh, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Berau. Penyerahan disaksikan langsung lurah dan kepala kampung dari kedua kecamatan yang nantinya akan menyalurkan langsung kepada ketua RT dan diteruskan kepada masyarakat dengan pengawalan dari jajatan TNI, Polri maupun instansi terkait.

Bupati Berau, Muharram, mengungkapkan bantuan langsung tunai ini masing masing kurang lebih sebesar Rp 2,5 miliar untuk Kecamatan Sambaliung yang terjadi dari 1 kelurahan dan 13 kampung. Serta sebesar kurang lebih Rp 600 juta untuk Kecamatan Tabalar yang terdiri dari 6 kampung.

Seperti kecamatan sebelumnya bantuan sebesar Rp 750 ribu per kepala keluarga ini akan langsung disalurkan kepada keluarga yang sudah terdata untuk berhak menerima. Ketua RT akan mendatangi langsung rumah warga untuk menyerahkan bantuan.

“Teknisnya tentu sama seperti kecamatan sebelumnya, RT yang akan datang langsung ke rumah warga, jadi penerima bantuan tetap menunggu di rumah,” ungkapnya.

Bupati Muharram menjelaskan dalam proses penyaluran bantuan langsung tunai ini, tim gugus tugas percepatan penanganan covid-19 juga meminta kepada perangkat ketua RT yang melakukan penyaluran dan masih menemukan adanya warga yang belum terdata namun kondisinya memang berhak untuk menerima bantuan, agar dapat mendata dan melaporkan kembali dan ditindaklanjuti pada program berikutnya.

Tentunya dikatakan Muharram telah memenuhi kriteria yang telah ada dan dinilai memang berhak untuk menerima bantuan.

Termasuk masyarakat yang belum terdaftar sebagai penduduk Berau, namun tinggal di Berau dan terdampak covid-19 dikatakan Muharram juga tetap didata dana dilaporkan. Pasalnya untuk bantuan kemanusiaan ini harus diberikan kepada siapa saja yang membutuhkan dan terdampak dari pandemic covid-19.

“Jadi silahkan dilaporkan ke RT maupun lurah dan kepala kampung, sepanjang memang kriterianya memenuhi syarat untuk mendapat bantuan,” jelasnya.

Bantuan langsung tunai ini secara bertahap akan terus disalurkan ke kecamatan lain, termasuk di pedalaman, pesisir maupun pedalaman.

Selain dari Pemkab Berau, bantuan juga akan diberikan pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat. Dalam proses penyaluran bantuan ini telah dilakukan penyesuaian data penerima, sehingga tidak terjadi tumpang tindih penerimaan bantuan. (adv/hms4)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved