Berita Pemprov Kalimantan Utara

Subsidi Ongkos Angkut Penumpang Kaltara Ditunda hingga 1 Juni 2020, Hanya Layani Pengiriman Barang

penumpang yang telah membeli tiket pada tanggal tersebut, dapat menghubungi maskapai untuk proses refund ataupun reschedule

HUMASPROV KALTARA
SUBSIDI - Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie saat meresmikan penerbangan perdana subsidi ongkos angkut (SOA) di Kaltara. 

TANJUNG SELOR - Selain melakukan pembatasan operasional sarana transportasi penumpang jalur darat, dan laut, sebagai tindak lanjut Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) RI Nomor 25 Tahun 2020 terkait larangan mudik, pembatasan transportasi juga dilakukan pada jalur transportasi udara. Termasuk pada bandar udara yang ada di Provinsi Kaltara.

Tak hanya penerbangan ke luar Kaltara, akibat pembatasan ini juga berdampak pada aktivitas penerbangan ke wilayah pedalaman dan perbatasan, melalui program Subsidi Ongkos Angkut (SOA) orang atau penumpang.

Penerbangan yang bersubsidi, baik yang bersumber melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2020, tak bisa beroperasi melayani penumpang untuk saat ini.

Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie mengungkapkan, sesuai informasi Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltara, pada prinsipnya aturan larangan mudik tahun ini hanya dilakukan pembatasan, untuk konektivitas penerbangan tetap dilaksanakan.

Seperti penerbangan SOA barang atau kargo.

“Artinya, selama bukan dalam rangka mengangkut orang dengan tujuan mudik, aktivitas penerbangan tetap berjalan,” kata Gubernur didampingi Kepala Dishub Provinsi Kaltara Taupan Madjid, belum lama ini.

Aturan ini sesuai dengan Permenhub No. 25/2020 serta arahan Dirjen Perhubungan Udara yang menyatakan bahwa penggunaan transportasi udara dikecualikan untuk operasional angkutan kargo yang mengangkut kebutuhan pokok. Termasuk mengangkut kebutuhan medis, alat kesehatan dalam rangka penanganan dan pencegahan Covid-19.

Lebih jauh, Irianto menyebutkan bahwa saat ini sejumlah bandara yang ada di Kaltara telah membatalkan penerbangan perintisnya. Seperti bandara di Kota Tarakan yang berstatus sebagai daerah Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB.

Di mana sejak 25 April 2020, pihak otoritas bandara di Kota Tarakan telah menghentikan sementara semua penerbangan penumpang dari dan menuju Tarakan. Dan akan kembali aktif pada 1 Juni 2020.

Hal ini pun berpengaruh pada angkutan penerbangan ke wilayah perbatasan yang disubsidi. Akibatnya, mengikuti aturannya, penerbangan melalui program SOA penumpang ditunda hingga Juni mendatang.

Halaman
12
Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved