Berita Pemkab Berau

Muharram Berharap Pemprov Bisa Bantu Pemulihan Pariwisata di Berau Pasca-corona

“Jadi tahun 2021 juga kini berpikir bagaimana melakukan recovery pemulihan ekonomi dari dampak covid-19 ini,” ungkapnya.

HUMASKAB BERAU
MUSRENBANG KALTIM - Bupati Berau Muharram, Wakil Bupati Agus Tantomo, Ketua DPRD Madri Pani, serta Sekkab M Gazali turut mengikuti pelaksanaan Musrenbang Kaltim yang digelar secara online, Senin (27/4/2020). Musrenbang kali ini dalam rangka penyusunan rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) Kaltim tahun 2021 dengan tema Menumbuhkan Industri Hilir yang Mendukung Ekonomi Kerakyatan dan Ekonomi Kawasan. 

TANJUNG REDEB - Pemerintah Kabupaten Berau mengikuti pelaksanaan musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) tingkat provinsi Kalimantan Timur yang digelar secara online, Selasa (28/4) kemarin.

Bupati Berau, Muharram, Wakil Bupati, Agus Tantomo, Ketua DPRD, Madri Pani, serta Sekkab, M Gazali, turut mengikuti pelaksanaan musrenbang dalam rangka penyusunan rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) Kaltim tahun 2021 dengan tema Menumbuhkan Industri Hilir yang Mendukung Ekonomi Kerakyatan dan Ekonomi Kawasan.

Dalam kesempatan itu Gubernur Kaltim, Isran Noor meminta kepada seluruh pihak untuk memperhatikan antisipasi pelemahan ekonomi baik global, nasional maupun local dari dampak pandemi covid-19 yang kini masih terjadi.

Perangkat daerah dilingkungan pemprov Kaltim diminta memperhatikan pokok pikiran DPRD yang disingkronkan dengan usulan yang terhimpun mulai dari musrenbang kampung atau desa, kecamatan hingga musrenbang kabupaten.

Melakukan koordinasi dan sinergisitas dengan pemerintah pusat maupun seluruh pemerintah kabupaten dan kota. Serta memanfaatkan kemajuan teknologi dalam melakukan koordinasi pembangunan daerah. Meskipun ditengah wabah covid-19, Gubernur berharap jangan sampai putus atas.

“Jangan sampai lemah semangat dan saya yakin dibalik musibah ini ada hikmah besar dan bernilai positif,” ungkapnya.

Gubernur juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam berbagai upaya pengendalian mencegah dan memutus rantai penyebaran covid-19. Termasuk kepada para tenaga medis yang menjadi ujung tombak dalam terdepan dalam upaya penanganan Covid-19.

Sementara itu Bupati Berau Muharram, melalui musrenbang provinsi Kaltim, menyampaikan langkah langkah yang dilakukan Pemkab Berau dalam upaya percepatanan penanganan covid-19 di Bumi Batiwakkal.

Pemerintah dikatakan Muharram secara garis besar dalam penanganan covid-19, focus anggaran akan mengalami perubahan. Dimana setiap kabupaten kota diminta untuk focus menangani covid-19 dan pada tahun 2021 bagaimana menanggulnagi dampak ekonomi.

“Jadi tahun 2021 juga kini berpikir bagaimana melakukan recovery pemulihan ekonomi dari dampak covid-19 ini,” ungkapnya.

Untuk itu dikatakan Muharram seluruh organisasi perangkat daerah diminta untuk focus bagaimana menanggulangi ekonomi masyarakat kedepannya. Misalnya Dinas Perikanan yang tentunya focus dalam membantu meningkatkan ekonomi para nelayan. Begitu juga pada sektor lain, seperti pertanian, peternakan maupun sektor lain yang berdampak pada ekonomi masyarakat.

“Bagaiaman supaya masyarakat yang bergantung pada sektor ini tertolong dari dampak covid-19,” ucapnya.
Dampak yang paling serius dari covid-19 di Berau dikatakan Muharram adalah pariwisata dan tentunya perhotelan yang menurun drastic. Untuk itu Muharram berharap Pemprov Kaltim memberikan perhatian serius pada Berau dalam upaya kembali membangkitkan sektor pariwisata ini.

Pemulihan bidang pariwisata ini menurutnya perlu dilakukan bersama sama, bagaimana kedepan bisa kembali menghadirkan wisatawan dan juga menggerak ekonomi masyarakat, seperti kuliner maupun bidang lainnya.

“Ini salah satu usulan prioritas kita yang disampaikan ke musrenbang provinsi Kaltim,” tandasnya. (adv/hms4)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved