Berita Pemkab Kutai Barat

Orang Keluar-Masuk Kubar Berkurang, Sekda: Jangan Berpikir KTP Non Kubar Sebagai Orang Luar

masih ada KTP non Kubar yang bisa masuk melintas di Posko Covid-19 di UPT Puskesmas Jambuk, meraka adalah karyawan perkebunan

HUMASKAB KUBAR
UPDATE CORONA - Sekretaris Daerah Kutai Barat drs Yacob Tullur MM didampingi sejumlah pejabat terkait seperti Asisten I, Kadishub, Sekretaris Dinkes, perwakilan BPBD, Polres dan Kodim 0912, serta Kasubbag PIPP Humas Kubar menyampaikan update penanganan corona di wilayah ini, Selasa (28/4/2020). 

SENDAWAR - Dengan ditetapkannya Kubar darurat bencana dan pembatasan wilayah, maka jumlah orang dan kendaraan yang keluar-masuk ke Kubar semakin berkurang. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Kabupaten Drs Yacob Tullur MM dalam konferensi pers di Media center Virus Covid-19, Selasa (28/4/2020).

Dijelaskan, terkait masih ada KTP non Kubar yang bisa masuk melintas di Posko Covid-19 di UPT Puskesmas Jambuk, meraka adalah karyawan perkebunan yang memang sudah lama bekerja, tetapi masih memegang KTP non Kubar, dan ketika bekerja harus melewati pos tersebut.

Sehingga karyawan yang pergi ataupun pulang bekerja selalu dicatat. Turut hadir dalam konferensi pers Asisten I, Kadishub, Sekretaris Dinkes, perwakilan BPBD, Polres dan Kodim 0912, serta Kasubbag PIPP Humas Kubar.
Tim Gugus Tugas menyampikan informasi perkembangan penanganan Covid-19 di Kubar. Jumlah kunjungan melalui Posko Covid-19 di UPT Puskesmas Jambuk pada 27 April 346 orang, dan jumlah pelaku perjalanan 42 orang, total kendaraan yang masuk 397 unit.

Kunjungan melalui UPT Puskesmas Dilang Puti 46 orang. Jurusan Samarinda-Bentian 13 orang, Tenggarong-Bentian 1 orang dan internal Kubar ke Bentian sebanyak 32 orang. Selanjutnya melalui UPT Puskesmas Long Iram pengunjung 278 orang dan yang keluar 268 orang, kendaraan roda empat yang masuk 37 unit dan keluar 60 unit.

Kendaraan roda dua yang masuk 110 unit dan keluar 108 unit. Pelaku perjalanan 76 orang dari Long Iram ke Sendawar sebanyak 68 orang, Long Iram ke Samarinda 8 orang. Dari UPT Puskesmas Penyinggahan sebanyak 16 orang dengan jurusan Samarinda Kubar 6 orang dan Samarinda Mahulu 10 orang.

Sekda juga memaparkan data per 28 April 2020. Jumlah ODP 211 orang, selesai pemantauan 165 orang, proses pemantauan 46 orang, PDP 9 orang, OTG 156 orang, PP 4.228 orang, jumlah terkonfirmasi positif PCR 12 orang, dan PDP meninggal 1 orang.

Dalam kesempatan tersebut Sekda mengatakan, jika PKM Jambuk masih berada di pertengahan bukan betul-betul di perbatasan, sehingga masih banyak warga Kubar keluar masuk melewati posko untuk bekerja di perkebunan.

"Warga yang keluar dan masuk dicatat oleh petugas yang ada di posko. Begitu juga terkait KTP Kubar dan KTP luar Kubar, di kebun-kebun sawit antara perbatasan dan yang masuk ke Kubar banyak karyawan yang KTP bukan Kubar tetapi mereka banyak yang memang menetap disekitar lokasi dan bekerja di beberapa perkebunan tersebut, sehingga setiap mereka keluar masuk untuk bekerja ke kebun tersebut diperiksa dan dicatat," terang Sekda.

Sekali lagi masyarakat janganlah berpikir KTP luar Kubar ini orang baru dari luar Kubar, tetapi sesungguhnya orang yang dari luar Kubar memang sudah sangat berkurang datang ke Kubar. KTP non Kubar tidak semata-mata orang baru yang datang ke Kubar tetapi karyawan lama yang sudah bekerja tetapi masih ber KTP non Kubar .(adv/hms10)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved