Liga 1

Pengakuan Dragan Djukanovic Bakal Tinggalkan Skuad PSIS Semarang Jika Hal Ini Benar-benar Terjadi

Pengakuan pelatih Dragan Djukanovic ingin tinggalkan skuad PSIS Semarang jika Liga 1 2020 tak dilanjutkan

Kolase TribunKaltim.co / Tribun Jateng
Pengakuan Dragan Djukanovic ingin tinggalkan skuad PSIS Semarang, andai ini yang terjadi, Selasa (28/4/2020) 

TRIBUNKALTIM.CO - Pengakuan pelatih Dragan Djukanovic ingin tinggalkan skuad PSIS Semarang jika Liga 1 2020 tak dilanjutkan.

Pelatih PSIS Semarang, Dragan Djukanovic baru-baru ini mengungkapkan rencana mengejutkan yang berhubungan dengan kelanjutan kompetisi Liga 1 2020.

Seperti diketahui, kompetisi Liga 1 2020 saat ini terhenti sementara di pekan ketiga.

Penghentian sementara Liga 1 2020 imbas dari Virus Corona atau covid-19 yang mengancam Indonesia.

Situasi tersebut membuat PSSI selaku induk organisasi sepakbola nasional memutuskan untuk menghentikan sementara kompetisi hingga penghujung Juni 2020 dengan status force majeure.

Dragan Djukanovic Bongkar Kelakuan Pemain PSIS Semarang, Ada yang Tak Kirim Video Latihan Mandiri

Anak Asuh Dragan Djukanovic di PSIS Semarang Ini Ngebet Ikuti Jejak Bek Persib dan Persija Jadi WNI

Susul Persebaya, Dragan Djukanovic Liburkan Skuad PSIS Semarang, Sanksi Tegas Bakal Diterapkan

Penghentian Liga 1 2020 ini cukup merugikan bagi Dragan Djukanovic di PSIS Semarang.

Pasalnya Dragan Djukanvic tengah menikmati bulan madu bersama klub berjulukan Laskar Mahesa Jenar itu.

Hingga pekan ketiga Liga 1 2020, PSIS Semarang berhasil menembus 5 besar dengan catatan dua kemenangan dan satu kekalahan.

Meski dihentikan, PSSI tetap membuka peluang Liga 1 2020 bisa dilanjutkan pada Juli mendatang andai situasi mulai membaik.

Meski begitu, saat ini belum diketahui secara pasti kapan virus corona di Indonesia segera berakhir.

Menurut Dragan Djukanovic, PSSI harus melanjutkan kembali kompetisi Liga 1 tahun ini.

Sebab hal itu sama seperti yang terjadi di sejumlah negara saat ini.

"Saya berharap kompetisi bisa segera dilanjutkan seperti halnya di beberapa negara lain.

Jika tidak dilanjutkan, Indonesia bisa menjadi satu-satunya negara yang tidak melanjutkan kompetisi," kata Dragan Djukanovic kepada Tribun Jateng, Minggu (26/4/2020).

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved