Berita Pemkab Kutai Timur

Dinas Kesehatan Kutim Sudah Rapid Test 682 Warga

Dinas Kesehatan Kutai Timur telah melakukan rapid test pada 682 warga.

TRIBUN KALTIM/MARGARET SARITA
Sekretaris Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Kutim, Syafruddin Syam saat memberi laporan dalam rapat evaluasi yang digelar di aula BPBD Kutim. 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA – Evaluasi tim gugus tugas percepatan penanggulangan Covid-19 Kabupaten Kutai Timur yang digelar Kamis (30/4/2020), membahas banyak hal.

Satu di antaranya tentang penyebaran dan peningkatan jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kutim.

Dalam paparannya, Sekretaris Tim Gugus Tugas, yang juga Kepala BPBD Kutim, Syafruddin Syam mengatakan hingga pekan keempat pasca diketahuinya ada satu warga terkonfirmasi positif Covid-19, Dinas Kesehatan Kutai Timur telah melakukan rapid test pada 682 warga.

"Dari 682 warga yang melakukan rapid test, 617 –nya non reaktif Covid-19. Ada 65 yang reaktif. Dari 65 itu, baru 31 orang yang menjalani swab test. Hasilnya, 13 orang positif, tiga orang negatif, dua orang telah dinyatakan sembuh dan 15 lainnya masih menunggu hasil,” kata Syafruddin.

Cocok untuk Menu Berbuka Puasa, Ini Kuliner Khas Minang dengan Cita Rasa Manis, Ada Bubur Kampiun

Angka Pasien Covid-19 Meningkat, Bupati Kutim Ingin Semua Pendatang Dikarantina

Walikota Tarakan Minta Ojol Antar Bantuan Sosial kepada Penerima, Dibayar Pemkot Rp 5.000/Alamat

18 pasien terkonfirmasi positif itu, lanjut Syafruddin, ada yang tanpa melalui rapid test, ada yang melalui rapid test.

“Dari 18 pasien yang terkonfirmasi positif, dua di antaranya sudah sembuh. Sisa 16 lagi. Dari jumlah tersebut, kluster Gowa sangat mendominasi. Yakni 11 pasien,” ujarnya.

Perhatian intensif memang diberikan pada para alumni kegiatan keagamaan di Gowa. Pasalnya setelah mendapat informasi ada satu peserta terkonfirmasi positif, Kabupaten Kutai Timur langsung melakukan pelacakan terhadap para peserta asal kecamatan-kecamatan di Kutim.

“Dari data puskesmas terdapat 126 pelaku perjalanan yang tersebar di 18 puskesmas se Kutim. Dari jumlah itu, sudah diperiksa sebanyak 196 warga, termasuk pelaku perjalanan dan kontak erat dari pelaku perjalanan serta keluarga lainnya. Hingga akhirnya 50 di antaranya dinyatakan reaktif Covid-19, usai menjalani rapid test. Sebanyak 30 orang dari pelaku perjalanan dan 20 orang kontak eratnya,” beber Syafruddin.

Hasil terkonfirmasi positif, ada 11 pasien. Lainnya, masih menunggu hasil swab. “Kita semua berharap, hasil swab mereka negative nantinya,” ujar Syafruddin.(advertorial/Diskominfo Perstik Kutim/sar)

Penulis: Margaret Sarita
Editor: Ardian Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved