Breaking News:

Gaya Hidup

Nasib Pendidikan Kala Virus Corona Mewabah, Belajar via Online Banyak Guru tak Melek Teknologi

Nasib Pendidikan Kala Virus Corona Mewabah, Belajar via Online Banyak Guru tak Melek Teknologi

TRIBUN KALTIM/CAHYO ADI WIDANANTO
Nasib Pendidikan Kala Virus Corona Mewabah, Belajar via Online Banyak Guru tak Melek Teknologi. 

"Pembelajaran daring tentu ada kekurangan dan kelebihan. Bagi sekolah-sekolah terutama SMA SMK atau SMP tidak ada masalah, karena sebagian besar gurunya sudah menguasai IT, dan rata-rata siswanya sudah remaja, sudah akrab dengan HP sehingga proses tersebut tidak masalah," paparnya.

Masalah hadir bagi siswa SD, dimana masih tidak semua guru-guru melek teknologi, ada beberapa guru yang belum paham.

Audiensnya pun, adalah anak-anak dari umur 6 sampai 12 tahun sehingga proses mengedukasi dan pendampingannya agak berbeda.

Peran orangtua juga sangat dibutuhkan untuk mendampingi para siswa khususnya murid SD.

Muhaimin melanjutkan, tidak efektifnya pembelajaran daring karena harus membutuhkan pendampingan orangtua.

"Seperti yang kita ketahui banyak orangtua yang selama ini bekerja, mungkin tidak melakukan pendampingan kepada anak yang menyerahkan semua ke guru agak kaget. Menganggap tugas anak sangat banyak untuk dikerjakan, waktunya juga singkat, sehingga terjadi mis antara orangtua dan satuan pendidikan," jelasnya.

"Menganggap anaknya itu diberikan tugas yang berat-berat dan sangat banyak, padahal kalau pembelajarannya ini normal atau tatap muka semuanya biasa-biasa saja, berjalan dengan normal," tambahnya.

Diakui Muhaimin, tahun ajaran kali ini, target satuan pendidikan memang tidak tercapai.

Seperti pelaksanaan ujian nasional, ujian kenaikan kelas dan lainnya.

Pun banyak agenda satuan pendidikan yang keteteran.

Halaman
1234
Penulis: Heriani AM
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved