Liga 2

Arsitek Lapangan Persiba Balikpapan Angel Alfredo Vera sudah Rindu Kompetisi

Pandemi corona belum menunjukkan tanda-tanda akan segera berakhir dalam waktu dekat. Kompetisi Liga 2 hingga saat ini belum menuai kejelasan

TRIBUNKALTIM.CO, CAHYO ADI WIDANANTO
Angel Alfredo Vera (hitam) dan Esteban Horacio Busto (putih). 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Pandemi corona belum menunjukkan tanda-tanda akan segera berakhir dalam waktu dekat. Kompetisi Liga 2 hingga saat ini belum menuai kejelasan. Alhasil tak hanya pemain saja yang menahan rindu kompetisi, melainkan pelatih tim Persiba Balikpapan juga turut merasakan.

Sudah tiga pekan lamanya masyarakat Indonesia tak mendapatkan sajian kompetisi sepak bola, khususnya kompetisi Liga 2 yang terhitung sudah resmi dibuka 14 Maret lalu. Sayangnya akibat pandemi virus corona ini, membuat kompetisi harus berhenti sejenak hingga 29 Mei ini.

Menyinggung soal kompetisi, kepala pelatih Persiba Balikpapan Angel Alfredo Vera juga turut merasakan rindunya berkompetisi. Terlebih bagi coach Vera, sepak bola bukan hanya sekedar pekerjaan, melainkan juga hobi. "Tentu sudah rindu suasana latihan dan pertandingan. Semoga wabah ini cepat berlalu," ujar Angel Alfredo Vera, Senin (4/5/2020).

Wajar saja ia merasakan kerinduan, lantaran sebelum menjadi arsitek lapangan Angel Alfredo Vera menjadi pemain sepak bola. Disinggung mengenai kegiatan selama di rumah, ia mengaku menghabiskan waktu jalan-jalan di sekitar apartemennya di Jakarta.

"Biasanya jalan-jalan saja. Tetap pakai masker seperti pemerintah katakan," ucapnya.

Sempat jadi Anak Buah Angel Vera, M Yogi Novrian Bertekad Tembus Starting Eleven Persiba Balikpapan

Liga 2 Terkendala Pandemi Corona, Punggawa Persiba Balikpapan Kangen Merumput

Selama Ramadhan, Pemain Persiba Balikpapan Tetap Jalani Latihan Rutin Hanya Porsi Dikurangi

Pria berpaspor Argentina ini tak hanya habiskan waktunya untuk jalan, ia juga masih menyempatkan waktunya untuk berolahraga guna tetap menjaga kebugaran tubuhnya di sekitar tempat tinggalnya.

Terpisah, asisten pelatih Persiba Esteban Horacio Busto atau akrab disapa coach Mocha ini juga merasakan hal yang sama.

Terlebih misinya untuk menaikkan Persiba ke Liga1 pada musim ini sangat menggebu-gebu. Sayangnya misinya harus sedikit tersendat hingga waktu yang tidak bisa ditentukan. "Iya saya udah pengen sekali semuanya kembali normal lagi seperti dulu. Ingin kembali latihan bersama tim," keluh Esteban Horacio Busto.

Situasi pandemi seperti ini ia ibaratkan seperti berperang didalam sebuah film, di mana orang-orang keluar harus menggunakan masker dan tidak boleh kumpul sama keluarga dan teman.

Kendati demikian, ia mengaku semangat berkompetisi tidak ada kata hilang, meski ia harus bekerja lebih ekstra lagi untuk membuat suasana tim kembali kompak. "Semangat tidak hilang. Jutsru malah bertambah, mungkin karena lama tidak ada kegiatan di lapangan termasuk kompetisi," akunya.

Pemain Persiba Balikpapan Zulkifli Malawat Usir Trauma, Hindari Latihan Berat

Pandemi Covid-19, Punggawa Persiba Diego Michiels Manfaatkan Waktu Luang Main Playstation

Disinggung akan kegiatannya selama dirumah, sang asisten pelatih mengaku punya rutinitas yang tidak bisa ditinggalkan selama dirumah.

"Bangun pagi karena anak saya sekolah online dan harus control anak-anak setelah sekolah online. Olahraga juga tetap, walaupun cuma olahraga ringan saja di rumah," tambahnya.

Ya, Persiba pada musim ini digadang dapat naik kasta. Terlebih tim pelatih dengan sukses mengantarkan Persiba meraih poin penuh pada laga pembuka melawan Kalteng Putra. Tentu langkah awal yang terbilang manis ini sebagai tanda pembuktiannya.

Tentu besar harapan dari mereka, semoga situasi yang tengah melanda berbagai belahan dunia termasuk Indonesia dapat kembali seperti sediakala, sehingga baik aktivitas masyarakat maupun kompetisi dapat kembali berjalan normal.

Penulis: Cahyo Adi Widananto
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved