Berita Pemkab Kutai Timur

42 Masjid Masih Menggelar Sholat Berjamaah, Kemenag Kutim Terus Beri Sosialisasi

dari pemantauan di lapangan masih banyak masyarakat yang keluar rumah tanpa menggunakan masker, tidak menjaga jarak dan berkerumun. Bahkan, laporan

Tribun kaltim/Margaret Sarita
Pertemuan pemerintah dengan paguyuban di Kutai Timur. 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA – Pertemuan antara Pemerintah dengan perwakilan paguyuban di wilayah Kabupaten Kutai Timur yang digelar Senin (4/5/2020) kemarin, diharapkan mampu menyukseskan program pemerintah melawan penyebaran Covid-19.

Karena melalui paguyuban, seluruh masyarakat Kutim yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, bisa diajak bersama-sama memutus rantai penyebaran virus corona. Seperti mengajak agar tidak keluar rumah tanpa keperluan yang mendesak, tidak keluar kota, tidak melakukan kegiatan yang melibatkan banyak massa dan tidak berkumpul di tempat keramaian.

Pasalnya, dari pemantauan di lapangan masih banyak masyarakat yang keluar rumah tanpa menggunakan masker, tidak menjaga jarak dan berkerumun. Bahkan, laporan dari Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Kutai Timur, Drs H Nasrun MH masih ada 42 masjid di wilayah Kutai Timur yang melaksanakan sholat berjamaah, seperti sholat Jumat dan sholat tarawih.

“Imbauan tentang Covid-19 yang disebarkan sudah cukup banyak. Termasuk dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk menjaga jarak dengan menghindari kerumunan. Namun dari pemantauan kami, masih ada 42 masjid di Kutim yang melakukan ibadah sholat jumat dan sholat tarawih,” kata Nasrun.

Update Covid-19 di Kabupaten Berau, Jumlah Kasus Positif 20, Ini Imbau Dinkes Setempat

Bankaltimtara Intens Lakukan Mitigasi Cegah Covid-19, Pegawai telah Rapid Test dan Hasilnya Negatif

DPRD Kaltim Beber Masa Jabatan Komisioner Komisi Informasi Kalimantan Timur Diperpanjang 3 Bulan

Ada DTKS Lapor Tak Pernah Terima Bantuan, Walikota Balikpapan Jelaskan Sistem Pembagiannya

Masjid yang masih melaksanakan sholat berjamaah tersebut, menurut Nasrun ada di Kecamatan Kaubun, dua masjid, di Muara Ancalong delapan masjid, di Sandaran dua masjid, di Muara Bengkal dua masjid, di Sangatta Selatan, dua masjid, di Kaliorang enam masjid di Busang empat masjid, di Long Mesangat sembilan masjid, di Sangatta Utara satu masjid, di Sangkulirang empat masjid dan di Teluk Pandan ada dua masjid.

“Untuk di Sangatta Selatan, sudah ada kesepakatan, mulai minggu depat tidak lagi melaksanakan sholat jumat,” ujar Nasrun.

Ia mengatakan terus melaksanakan sosialisasi di masyarakat, agar beribadah di rumah. Karena beribadah di rumah tidak mengurangi kualitas ibadah. Bahkan, bila beribadah di luar rumah namun kemudian menularkan penyakit, justru malah berdosa.

Selain masjid, Kemenag Kutim juga melakukan pemantauan pada gereja-gereja yang ada di Kutim. Hasilnya, semua gereja melaksanakan kegiatan ibadah menggunakan live streaming. Sehingga warga beribadah di rumahnya masing-masing. Tidak ada yang berkumpul di gereja.(advertorial/Diskominfo Perstik Kutim/sar)

Penulis: Margaret Sarita
Editor: Ardian Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved