Breaking News:

Jangan Hilangkan Hak Kami untuk Bekerja

MELIHAT perkembangan pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini telah masuk ke berbagai masalah di masyarakat. Masalah yang terjadi tidak hanya kesehatan,

IST
Jangan Hilangkan Hak Kami untuk Bekerja 

MELIHAT perkembangan pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini telah masuk ke berbagai masalah di masyarakat. Masalah yang terjadi tidak hanya kesehatan, saja namun juga pada sosial dan ekonomi.

Masalah sosial yang terjadi mengharuskan masyarakat harus melakukan aktivitas di rumah dan tidak melakukan bepergian selama pandemi Covid-19 ini masih dalam penanganan bersama. Namun dalam hal ini masyarakat diharapkan tidak krisis empati dan tidak semakin individualis.

Peran kita dapat dilakukan untuk saling membantu antara sekitar dengan melakukan yang kita bisa dan berbagi dengan apa yang kita punya sehingga diharapkan mampu meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak dari pandemi Covid-19.

Masyarakat saat ini juga perlu untuk mempersiapkan diri dan keluarga agar mampu bertahan untuk melangsungkan kehidupannya. Hal ini terkait dengan permasalahan ekonomi yang akan dilalui selama wabah Covid-19.

Permasalahan ekonomi ini merupakan dilema dikarenakan banyaknya pemutusan hubungan kerja (PHK) oleh beberapa pelaku usaha kepada tenaga kerjanya.

Hubungan ketenagakerjaan merupakan salah satu masalah yang kompleks dimana dalam perkara ketenagakerjaan terkait dengan adanya hubungan timbal balik antara pelaku usaha dengan tenaga kerja.

Hak dan kewajiban dalam hubungan ketenagakerjaan tidaklah boleh menyimpangi peraturan yang telah ada, sebelum melakukan pekerjaan antara tenaga kerja dengan pemberi kerja akan melakukan perjanjian.

Dimana hal ini merupakan dasar timbulnya hubungan kerja antara pemberi kerja dengan tenaga kerja. Berdasarkan Pasal 52 ayat (1) Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan perjanjian kerja dibuat atas dasar sebagai berikut :

a. Kesepakatan kedua belah pihak

b. Kemampuan atau kecakapan melakukan perbuatan hukum

Halaman
123
Tags
Opini
Editor: Tohir
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved