Selasa, 2 Juni 2026

Virus Corona di Samarinda

Pasar Ramadhan di Samarinda Tetap Ramai, Tim Gugus Tugas Sebut tak Bisa Menutup Lapak Pedagang

Pandemi covid-19 atau Virus Corona tak membuat sejumlah masyarakat surut dalam gelaran Pasar Ramadhan.

Tayang:
Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/BUDI DWI PRASETIYO
Gelaran Pasar Ramadhan di Jalan Siradj Salman, Kelurahan Teluk Lerong Ilir, Kecamatan Samarinda Ulu yang setiap hari menggelar lapak jajanan takjil mulai ramai. Selasa (5/5/2020) 

TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA-Pandemi covid-19 atau Virus Corona tak membuat sejumlah masyarakat surut dalam gelaran Pasar Ramadhan.

Seperti di Jalan Siradj Salman, Kelurahan Teluk Lerong Ilir, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Kalimantan Timur yang setiap hari menggelar lapak jajanan takjil, Selasa (5/5/2020) sore tadi.

Namun dengan adanya ancaman pandemi, tak bisa dianggap enteng begitu saja.

Untuk itu, Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 setiap hari harus bekerja ekstra untuk memutus mata rantai penyebaran Virus Corona.

Koordinator Imbauan Tim Gugus Tugas Covid-19, Danny menyampaikan, meski Pasar Ramadhan selalu ramai, namun jajarannya tak serta merta bisa menutup dagangan pedagang begitu saja.

"Kami tidak bisa melarang, hanya sekedar mengimbau," ucapnya.

Baca Juga

Mengenal Institut Virologi Wuhan, Dituding AS Jadi Sumber Virus Corona, Donald Trump: WHO Harus Malu

Perdana, Ilmuwan Indonesia Memetakan Genom Corona SARS-CoV-2, Ada 3 Whole Genom Sequences

2 Pasien Positif Corona Meninggal di Balikpapan, Salah Satunya Warga Kalsel dari Kluster Gowa

Jika menutup secara tegas, maka dampak ekonomi dan gelombang penolakan tentu tak dapat dihindari. Maka dari itu, saat ini tim gugus hanya bisa sekedar memberikan imbauan dan edukasi.

"Kami coba terus edukasi masyarakat untuk terus menggunakan masker. Seperti saat ini, masyarakat tidak bisa ditahan, semuanya keluar dari rumah untuk membeli takjil," bebernya.

Ia menambahkan, selain ruas Jalan Siradj Salman , tim gugus juga kerap melakukan monitoring ke kawasan lain seperti Jalan Lambung Mangkurat, Jalan Jelawat, Jalan Biawan dan Kemuning. Biasa, petugas melakukan monitoring pada pukul 15.30 Wita dan selesai menjelang waktu berbuka dengan jumlah 15 personel gabungan.

"Dari tim gugus tetap meminta pedagang memberikan pelayanan yang terbungkus. Tidak melayani makan ditempat.

Harapan kami edukasi ini dapat sampai dan digunakan masyarakat," pungkasnya. (*)

IKUTI >> Update Virus Corona

IKUTI >> Update Virus Corona di Samarinda

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved