Breaking News:

Terkait Polemik Pengangkatan Boy Rafly Jadi Kepala BNPT, Ada yang Ingin Benturkan Kapolri & Presiden

Munculnya polemik pengangkatan Irjen Pol Boy Rafli Amar sebagai Kepala BNPT, menurut pengamat ada yang ingin bentukan Kapolri Idham Aziz dan Presiden

Istimewa va Tribunnews
Munculnya polemik pengangkatan Irjen Pol Boy Rafli Amar sebagai Kepala BNPT, menurut pengamat ada yang ingin bentukan Kapolri Idham Aziz dan Presiden Jokowi 

TRIBUNKALTIM.CO - Munculnya polemik pengangkatan Irjen Pol Boy Rafli Amar sebagai Kepala BNPT, menurut pengamat ada yang ingin bentukan Kapolri Idham Aziz dan Presiden Jokowi

Diketahui, dari Surat Telegram Kapolri Idham Aziz, nama Irjen Pol Boy Rafli Amar diangkat sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme ( BNPT ) bersama dengan mutasi ratusan perwira lainnya.

Selanjutnya, muncul polemik pengangkatan Irjen Pol Boy Rafli sebagai Kepala BNPT karena pengangkatan Kepala BNPT seharusnya menjadi kewenangan Presiden.

Pengamat Intelijen Suhendra Hadikuntono mensinyalir ada pihak-pihak yang mau membenturkan Kapolri Jenderal Pol Idham Azis dengan Presiden Joko Widodo terkait pengangkatan Irjen Pol Boy Rafli Amar sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme ( BNPT ) yang baru menggantikan Komjen Pol Suhardi Alius.

"Harus diwaspadai pihak-pihak yang hendak membenturkan Kapolri dengan Presiden di tengah situasi rawan pandemi covid-19," ujar Suhendra Hadikuntono dalam keterangannya di Jakarta, Senin (4/5/2020) malam.

Suhendra menengarai, kritik tersebut bukan murni pemikiran pengamat itu sendiri, melainkan ada kelompok kepentingan yang lebih besar di belakangnya, yang patut diduga ingin membuat kegaduhan dan mengambil keuntungan di tengah kondisi bangsa ini yang tengah dilanda wabah virus Corona.

Ahmad Lutfi, Jenderal Fenomenal yang Bukan dari Akpol, IPW: Sepertinya Disiapkan Jokowi jadi Kapolri

Akhirnya Anak Buah Idham Azis Tak Main-Main dengan Kejahatan, Polisi Tembak Mati Napi Asimilasi

Telegram Kapolri Idham Azis, Perintahkan Polisi Bergerak Serentak ke Masyarakat Jelang Bulan Ramadan

Presiden Jokowi Bakal Evaluasi PSBB, Anies Baswedan Lebih Dulu Beri Instruksi Jakarta Lakukan Ini

"Ada the man behind the gun yang ingin mengail di air keruh," cetusnya.

Suhendra juga membantah Kapolri mengintervensi bahkan menyerobot kewenangan Presiden, atau pun mendikte (faith accomply) Presiden, apalagi melakukan maladministrasi.

Menurut Suhendra pengangkatan Boy Rafli Amar sebagai Kepala BNPT pada akhirnya akan dilakukan oleh Presiden Jokowi melalui keputusan presiden (keppres).

"Mutasi melalui telegram itu hanya semacam usulan belaka.

Tentu sebelum Kapolri menerbitkan telegram sudah berkonsultasi dulu dan mendapat green light (lampu hijau) dari Presiden.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved