Saling Membantu Lewat JKN-KIS

Dia terkena luka bakar dan harus melakukan operasi beberapa kali dengan biaya operasi yang tidak sedikit,

HO - BPJS Kesehatan
Afian Azmi menceritakan bagaimana pandangannya terhadap keberadaan program JKN-KIS menurutnya sangat penting untuk dimiliki oleh seseorang. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Keberadaan Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) di Indonesia sudah memberikan dampak yang baik bagi masyarakat indonesia. Tercatat sekitar 222 juta penduduk indonesia sudah menjadi peserta JKN-KIS. Tak terkecuali Afian Azmi, ia merupakan peserta JKN-KIS yang terdaftar sejak tahun 2014. Ia terdaftar melalui perusahaan dimana ia bekerja saat ini.

Afian Azmi menceritakan bagaimana pandangannya terhadap keberadaan program JKN-KIS tersebut. Menurutnya, jaminan kesehatan itu sangat penting untuk dimiliki oleh seseorang. Salah satunya dengan menjadi peserta JKN-KIS.

"Jaminan kesehatan itu penting dimiliki oleh seseorang, kita dapat lakukan hal tersebut dengan menjadi peserta JKN-KIS. Pemerintah saat ini kan sudah menghadirkan jaminan kesehatan bagi masyarakatnya. Nah kita sebagai warga negara indonesia sudah sepatutnya mengikuti program yang diselenggarakan oleh pemerintah," ujarnya.

Ia menyebutkan dirinya sendiri jarang memanfaatkan KIS-nya, akan tetapi banyak keluarganya yang sering memanfaatkan kartunya masing-masing.

"Alhamdulillah untuk saya pribadi jarang menggunakan, niat saya tetap mendaftar menjadi peserta JKN-KIS karena prinsip gotong royong dari program tersebut. Saya sendiri memiliki beberapa pengalaman. Saat itu adik kandung saya membutuhkan pelayanan kesehatan. Dia terkena luka bakar dan harus melakukan operasi beberapa kali dengan biaya operasi yang tidak sedikit, dan alhamdulillah semua dijamin oleh BPJS Kesehatan. Saat itu saya jadi berfikir bahwa manfaat dari Program JKN-KIS ini sangat luar biasa," ujar Afian.

Baginya, yang paling terpenting adalah prinsip gotong royong yang ada dalam program JKN-KIS. Ia dapat membantu orang lain dan ia pun dapat dibantu oleh orang lain.

"Saya dapat membantu orang lain dan saya juga dapat dibantu orang lain, begitu sebaliknya. Intinya program ini mengajarkan kita saling bantu membantu, dalam ajaran agama saya pun disebutkan bahwa saling bantu membantu lah kalian dalam hal kebaikan dan saya bisa melakukan hal tersebut lewat program JKN-KIS ini,” lanjutnya.

Ia pun berharap agar Program JKN-KIS ini dapat terus memberikan manfaat bagi orang-orang yang memang membutuhkan pelayanan kesehatan serta kedepannya Program ini terus ada dan hadir ditengah kebutuhan masyarakat Indonesia.

Editor: Ardian Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved