Ramai di Medsos Asteroid Tabrak Bumi 8 Mei 2020 / 15 Ramadhan 1441 H, Hoax, Simak Penjelasan Lapan
Ramai beredar di media sosial ada asteroid bakal menabrak Bumi pada 8 Mei 2020 atau 15 Ramadhan 2020, dipastikan hoax, simak penjelasan Lapan ini
TRIBUNKALTIM.CO - Ramai beredar di media sosial ada asteroid bakal menabrak Bumi pada 8 Mei 2020 atau 15 Ramadhan 2020, dipastikan hoax, simak penjelasan Lapan ini
Di media sosial, baru-baru ini ramai beredar kabar adanya asteroid yang bakal menabrak Bumi pada Jumat 8 Mei 2020 atau 15 Ramadhan 1441 H.
Dipastikan kabar tersebut hoax, simak penjelasan lengkap dari Lapan berikut ini
Adapun kebenaran dari informasi tersebut pun dibantah oleh Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional ( Lapan ).
Narasi yang beredar dalam beberapa hari terakhir, terdapat kabar yang menyebut bahwa akan ada asteroid yang menabrak Bumi pada 8 Mei 2020 atau 15 Ramadhan 1441 H.
Kabar ini, salah satunya tersebar melalui Twitter dan direspons oleh warganet.
• Sepanjang 19 Tahun Ada Ribuan Asteroid di Dekat Bumi, NASA Ungkap Lewat Video Ini, Berbahayakah?
• Perayaan Hari Bumi ke-50 di Tengah Pandemi Covid-19, Ilmuan Pertanyakan Kondisi Bumi Tahun 2070
• Fenomena Munculnya Cacing Tanah di Solo, Spekulasi Aktivitas Gunung Berapi hingga Gempa Bumi Mencuat
• Musnahkan Seluruh Penghuni Bumi, 1 Makhluk Ini Bertahan dari Serangan Asteroid
Sejumlah warganet pun mempertanyakan kebenaran dari informasi ini.
"Ada yang tau info OFFICIAL yang bilang ada asteroid yg bakal nabrak bumi 8 May 2020/15 Ramadhan? I can't find any" tanya akun @Rayaaap
"Buat temen2 ni sekedar info aja, tapi belom tau kepastinnya yaa buat jaga2 aja si.hari Jum'at 8 Mei 2020 jam 4.48 WIB diperkirakan akan terjadi jatuhnya asteroid apollo" tulis akun @mikohenky
"Serem dengerin berita mau ada asteroid tgl jumat 8 mei 15 ramadhan. Bismillah ya Allaah. Serem tapi kita cuma bisa berdoa dan pasrah" ujar akun @dwitastyf
Hasil penelusuran Kompas.com
Untuk mencari kebenaran dari kabar yang beredar tersebut, Kompas.com menghubungi Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional ( Lapan ) Thomas Djamaludin.
Lapan menyebut bahwa kabar ini tidak benar.
"Jelas hoaks. Tidak ada asteroid yang akan menabrak Bumi," jawab Thomas.
Ia menjelaskan bahwa beberapa asteroid hanya melintas dalam jarak aman, yakni lebih jauh daripada jarak Bumi-Bulan.
Keterangan serupa juga disampaikan oleh Peneliti dari Pusat Sains Antariksa ( Pusainsa ) LAPAN Emmanuel Sungging Mumpuni saat dihubungi secara terpisah.
"Tidak betul. Beberapa asteroid yang berpotensi berbahaya sudah kami muat di web LAPAN" jelasnya saat dihubungi Kompas.com, Selasa (5/5/2020).
Asteroid akan dekati bumi
Sementara, melansir laman resmi Pusat Sains Lapan, disebutkan bahwa pada pertengahan Ramadhan, akan ada asteroid yang mendekati Bumi, yaitu Asteroid 2016 HP6 dan Asteroid 2009 XO.
Asteroid 2009XO akan mendekati bumi pada Kamis, 7 Mei 2020 pukul 12.17 Universal Time atau malam 15 Ramadhan 1441 H pukul 19.17 WIB.
Asteroid tersebut berukuran lebih cepat dan lebih besar dibanding Asteroid 2016 HP6 dan akan berada pada jarak 3,4 juta kilometer.
“Dia (Asteroid 2009 XO) mendekat Bumi dengan jarak 4X jarak Bumi-Bulan, jadi masih relatif aman,” terang Sungging.
Sungging menjelaskan, selain tidak menabrak Bumi, asteroid tersebut juga tidak akan menimbulkan dampak apapun.
“Tidak ada efek, untuk diamati juga tidak mudah,” tambah dia.
Menurut Sungging, gerakan asteroid ada yang berada dalam orbit tertentu, ada juga yang bergerak liar.
Asteroid yang bergerak liar inilah yang kemudian perlu diwaspadai sebagai Potensial Hazard Object (PHO) dan harus terus menerus diawasi.
Asteroid XO sendiri termasuk asteroid yang dianggap berpotensi berbahaya, tetapi ia menyampaikan ada program internasional untuk selalu mengamati asteroid-asteroid yang punya potensi membahayakan Bumi ini.
Fenomena Langit selama Mei 2020
Seperti dikutip dari Kompas.com, Jumat (1/5/2020); astronom amatir Marufin Sudibyo menjelaskan bahwa setidaknya akan ada empat fenomena langit yang bisa Anda saksikan pada Mei 2020 ini.
Berikut waktu lengkapnya, jangan lupa catat tanggalnya:
4-5 Mei 2020: Hujan meteor eta Aquarids
Hujan meteor menjadi fenomena yang banyak ditunggu masyarakat dan juga para astronom.
Kali ini, Anda dapat menyaksikan hujan meteor bernama eta Aquarids pada tanggal 4-5 Mei mendatang.
"Paling baik disaksikan dari belahan bumi selatan, termasuk Indonesia," kata Marufin.
Untuk diketahui, meteor eta Aquarids ini berasal dari debu-debu halus yang dilepaskan oleh komet Halley.
Marufin menyebutkan, kita bisa menyaksikan meteor ini dari wilayah mana saja di Indonesia, dengan kondisi cuaca yang mendukung dalam keadaan gelap.
7 Mei 2020: Supermoon terakhir tahun ini
Supermoon atau bulan purnama perigean kali ini akan terjadi pada tanggal 7 Mei mendatang.
Anda mungkin harus menyiapkan diri, karena Marufin menyebutkan bahwa bulan purnama perigean ini adalah yang terakhir pada tahun 2020.
Adapun puncak dari bulan purnama perigean ini akan terjadi pada pukul 18.00 WIB, sehingga mudah disaksikan dari Indonesia bagian timur dan tengah.
Untuk diketahui, bulan purnama perigean adalah bulan purnama yang terjadi pada waktu yang berdekatan dengan Bulan menempati titik perigee (titik terdekat Bulan ke Bumi).
23 Mei 2020 bulan baru
Bulan baru atau dikenal dengan hilal menjadi fenomena langit yang rutin terjadi setiap bulannya.
Namun, kali ini hilal menjadi yang dinantikan banyak orang karena sekaligus bertepatan dengan penanda hari raya Idul Fitri 1 Syawwal 1441 Hijriah bagi umat Islam.
Di Indonesia, bulan baru atau hilal ini akan terjadi pada 23 Mei mendatang, pada saat maghrib di seluruh Indonesia.
Fenomena bulan baru adalah keadaan ketika bulan akan berbentuk lengkungan sabit yang sangat tipis dengan tinggi antara 6 derajat hingga 9 derajat di atas ufuk barat pada saat Matahari terbenam.
28 Mei 2020: Matahari di atas Kabah yang pertama
Fenomena matahari tepat di atas Kabah ternyata juga bisa dilihat dari Indonesia.
Di Indonesia, kondisi matahari yang tepat berada di atas Kabah tersebut akan terjadi pada tanggal 28 Mei 2020 pukul 16.18 WIB, sehingga dapat disaksikan dari Indonesia bagian barat hingga tengah.
"Adalah fenomena tahunan di mana Matahari berkedudukan tepat di atas Kabah sehingga bayang-bayang benda apa pun yang terpasang tegak lurus paras Bumi akan tepat berimpit dengan arah kiblat setempat," ujar dia.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "[HOAKS] Asteroid Akan Tabrak Bumi pada 8 Mei 2020 ", https://www.kompas.com/tren/read/2020/05/07/063300765/-hoaks-asteroid-akan-tabrak-bumi-pada-8-mei-2020-?page=all#page4.
Penulis : Nur Rohmi Aida
Editor : Virdita Rizki Ratriani