Berita DPRD Kalimantan Timur

Selamat Datang Deden Kajati Kaltim, Yusuf Mustafa Berharap Sinergi dengan Legislatif Terus Terjaga

Deden ditunjuk berdasarkan Surat Keputusan Jaksa Agung RI Nomor 83 Tahun 2020 tertanggal 4 Mei 2020 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan

HUMAS DPRD KALTIM
Anggota DPRD Kaltim Yusuf Mustafa 

SAMARINDA - Meski belum dilakukan serah terima jabatan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Provinsi Kaltim, Anggota DPRD Kaltim Yusuf Mustafa menyampaikan sambutan selamat datang kepada Deden Riki Hayatul Firman sebagai pimpinan baru Kejati Kaltim.

Deden ditunjuk berdasarkan Surat Keputusan (SK) Jaksa Agung RI Nomor 83 Tahun 2020 tertanggal 4 Mei 2020 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Jabatan Struktural di Lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Kaltim ini mengucapkan selamat bertugas di tempat yang baru pada kepada Chaerul Amir, yang sebelumnya menjabat sebagai Kajati Kaltim.

“Meski belum genap satu tahun pasca dilantik, tapi kinerja beliau patut diapresiasi,” ujar Yusuf, sapaan akrabnya.

Berdasarkan SK Jaksa Agung RI Nomor 83 Tahun 2020, Caherul Amir dipindah dan ditugaskan menjadi Inspektur IV pada Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan Kejaksaan Agung Republik Indonesia.

“Semoga di tempat yang baru, dapat memberikan kontribusi yang lebih baik lagi. Khsususnya dalam penegakan hukum di negeri ini,” harap dia.

Sementara itu, mantan Ketua Ikatan Advokat Kaltim ini juga menyampaikan selamat datang kepada Deden Riki Hayatul Firman selaku Kajati Kaltim yang baru.

“Sebelumnya, beliau (Deden) itu menjabat sebagai Direktur Tata Usaha Negara pada Jaksa Agung Muda bidang Perdata dan Tata Usaha Negara Kejagung RI,” bebernya.

Yususf berharap, Kepala Kejati Kaltim dapat menjaga sinergi, baik dengan Legislatif maupun Forkopimda Provinsi Kaltim yang selama ini sudah terjalin dengan baik.

“Selaku mitra kerja dari Komisi I DPRD Kaltim, sudah seharusnya hubungan baik dapat terus terjaga. Khususnya berkaitan dengan pengawasan dan pembangunanan pada bidang hukum,” sebutnya.

Selanjutnya, Komisi I sebut Yusuf mengaku dalam waktu dekat akan melakukan silaturrahmi kepada Kajati Kaltim. Berediskusi mengenai tugas dan kewenagan Kejati Kaltim yang berkaitan dengan penyidikan dan penuntutan kasus tindak pidana korupsi.

“Harapan saya, supaya tugas ini bisa dilakukan secara maksimal, sesuai dengan hukum yang berlaku. Baik Kejaksaan Negri pada tingkat kabupaten dan kota di daerah, maupun Kejati Kaltim, agar bisa dapat menyelamatkan keuangan negara,” tandas Politikus Golkar ini. (adv/hms6)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved