Sabu 2 Kg Diungkap di Tarakan

Begini Modus Operandi Tersangka AN Kirimkan Sabu ke Malinau, Diciduk di Tarakan Sebelum Berangkat

Banyak jalan menuju Roma. Mungkin ini yang dipikirkan tersangka AN (31) yang berperan sebagai kurir dalam kasus yang diungkap oleh BNNP Kaltara, Senin

TRIBUNKALTIM.CO, RISNAWATI
BNNP Kaltara amankan 2 tersangka dan barang bukti 

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN- Banyak jalan menuju Roma. Mungkin ini yang dipikirkan tersangka AN (31) yang berperan sebagai kurir dalam kasus yang diungkap oleh BNNP Kaltara, Senin (11/5/2020)

Dalam kasus ini, modus operandi yang digunakan tersangka AN untuk menyerahkan sabu-sabu seberat 2 Kg kepada tersangka HK (39) yang berperan sebagai kurir penerima di Kabupaten Malinau yakni dengan cara mengirimkan sepeda motor Yamaha X Ride dengan menggunakan speed boat carteran.

Hal ini disampaikan oleh Kepala BNNP Kaltara, Brigjen Pol Herry Dahana saat press release di Mako BNNP Kaltara, Kota Tarakan.

"Jadi sebenarnya barang ini mau diantar malam sehabis buka puasa dengan cara mengirimkan motor Yahama X Ride tujuan Tarakan-Malinau.

Jadi dia mau mengirim motor itu menggunakan speed boat carteran kemudian sabu itu diikutkan dalam kirimannya itu," ujar Brigjen Pol Herry.

Sementara itu, saat diinterogasi, AN (39) mengaku akan diganjar upah sebesar Rp. 15 juta jika aksinya tersebut berhasil.

Amankan Dua Kurir Sabu di Tarakan, BNNP Kaltara Masih Cari Bandar Sabu

Ungkap Kasus Sabu Seberat 2 Kg, BNNP Kaltara Geledah Rumah Pelaku

BREAKING NEWS BNNP Kaltara Ungkap Kasus Narkotika Jenis Sabu 2 Kg di Tarakan

Alih-alih berhasil, dirinya malah terciduk BNNP Kaltara di rumahnya yang berada di Jalan Yos Sudarso tepatnya di belakang Ramayana pada Sabtu (9/5/2020)

Dari hasil tangkapan tersebut, BNNP Kaltara berhasil mengamankan 2 tersangka dan barang bukti lainnya, berupa:

- 40 bungkus sabu-sabu, masing-masing seberat 50 gram. Total berat 2 Kg.

- 2 unit sepeda motor merk Yamaha X Ride dan Honda Vario.

- 2 unit Handphone

Sementara 1 pelaku lainnya yakni AL ( pemilik sabu ) masuk dalam DPO dan masih dilakukan pengembangan kasus.

Penulis: Risnawati
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved