Luhut Binsar vs Said Didu, Politisi Partai Hanura Sindir Rocky Gerung, Sebut Soal Prinsip Demokrasi

Mantan anggota DPR RI periode 2014-2019, Inas N Zubir melontarkan sindiran kepada pengamat politik Rocky Gerung terkait komentarnya soal kasus Luhut

Kolase Tribunnews dan KOMPAS.com/MURTI ALI LINGGA
Luhut Binsar vs Said Didu, Politisi Partai Hanura Sindir Rocky Gerung, Sebut Soal Prinsip Demokrasi 

TRIBUNKALTIM.CO - Kasus Luhut Binsar Pandjaitan vs Said Didu berujung ke wilayah hukum.

Politisi Partai Hanura, mantan anggota DPR RI periode 2014-2019, Inas N Zubir melontarkan sindiran kepada pengamat politik Rocky Gerung terkait komentarnya soal kasus Luhut vs Said Didu.

Inas bahkan mengingatkan Rocky Gerung soal prinsip demokrasi.

Inas mengaku tak sependapat dengan Rocky Gerung, terkait perseteruan antara mantan Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara ( BUMN ) Said Didu dengan Menteri Koordinator Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan.

 Malam Ini 17 Ramadhan 1441 H Asteroid Besar Ancam Bumi Minggu 10 Mei, Pakar Ungkap Situasinya

 Kabar Duka Sirajuddin Mahmud, Suami Zaskia Gotik Baru Kehilangan Sosok Penting, Unggahan Banjir Doa

 Klaim Jokowi, Militer Indonesia TNI Terbaik di ASEAN, Ternyata Ungguli Israel dan Korea Utara

 THR PNS 2020 Siap Ditransfer ke Rekening, Cek Lagi Rincian 13 Kriteria yang Dapat dan 12 yang Tidak

Diketahui, Rocky Gerung menggarisbawahi soal hilangnya kebebasan pendapat atas pelaporan oleh pihak Luhut Binsar Panjaitan.

"Rocky Gerung mengatakan tidak sepakat dengan pelaporan Said Didu oleh LBP dengan alasan untuk mendukung kebebasan berpendapat!" kata Inas dalam siaran tertulis pada Minggu (10/5/2020).

"Lho mosok hanya mendukung kebebasan berpendapat? Tapi kenapa tidak mendukung kepada kebebasan seseorang untuk membela harga diri dan martabat-nya?," tanyanya.

Menurut Politisi Partai Hanura itu apabila Rocky Gerung menjunjung tinggi demokrasi, maka tentu paham ada tiga prinsip demokrasi yang tidak boleh diabaikan.

Tiga prinsip demokrasi tersebut antara lain, jaminan hak asasi manusia, persamaan di depan hukum dan proses hukum yang wajar.

"Saya gak kenal LBP, tapi jangan lihat dia sebagai pejabat negara, tapi dia punya hak untuk membela harga diri dan martabat-nya!" ujarnya.

Halaman
1234
Editor: Rita
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved