Raamadhan

Masuk Pertengahan Ramadhan Harga Daging & Telur Masih Stabil, Distanak Kukar Sebut Harga Fluktuatif

Ketersediaan daging dan telur untuk kebutuhan masyarakat di Kabupaten Kutai Kartanegara ( Kukar ) mencukupi pada bulan Ramadhan hingga Lebaran

TRIBUN KALTIM / RAHMAT TAUFIK/Dok
Peternak sapi di Kabupaten Kutai Kartanegara. 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Ketersediaan daging dan telur untuk kebutuhan masyarakat di Kabupaten Kutai Kartanegara ( Kukar ) mencukupi pada bulan Ramadhan hingga Lebaran tahun ini.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan  atau Distanak Kukar, Sutikno. Dirinya menegaskan, masyarakat tidak perlu khawatir mengenai ketersediaan daging dan telur, karena hingga beberapa bulan kedepan pasokan daging di Kukar mencukupi.

"Pasokan daging dan telur saat ini hingga Lebaran nanti mencukupi," terangnya, Senin (11/5/2020).

Sementara itu, Kasi Budidaya Ternak, Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Moch Indra Wijaya menambahkan, hingga pertengahan bulan Ramadhan, harga daging dan telur di pasaran masih stabil termasuk ketersediaan pasokannya.

"Secara keseluruhan ketersediaan di Kukar mencukupi hingga lebaran nanti, harga juga masih stabil," ucapnya.

Jelang Ramadan, Harga Daging Ayam di Balikpapan Turun Rp 10 Ribu, Tapi Pembeli Jarang Keluar Rumah

Efek Corona, Harga Daging Ayam Potong di Pasar Guser Tarakan Turun Rp 10 Ribu

Pandemi Virus Covid-19, Harga Daging Ayam Ikan di Pasar Mangkurawang Turun, Pedagang Tolak Lockdown

Sutikno menjelaskan, mencukupinya pasokan daging di Kukar tidak terlepas dari pemberdayaan terhadap peternak lokal. Untuk kebutuhan daging sapi, sebanyak 70 persen daging berasal dari peternak lokal, sisanya berasal dari luar daerah, seperti dari NTT dan pulau Sulawesi.

Sebaran sentra ternak sapi oleh peternak lokal tersebar disejumlah Kecamatan di Kukar, diantaranya Samboja, Kota Bangun, Sebulu, Tenggarong Seberang, Muara Badak, Marangkayu dan Loa Kulu.

"Terbesar memang dari peternak lokal. Sedangkan daging beku maupun daging murni yang didatangkan dari luar daerah juga kita ambil dari pengepul di Samarinda," ungkapnya.

Walaupun harga daging di pasaran alami penurunan, terutama daging ayam. Namun, diprediksi harga kembali akan normal, bahkan alami sedikit kenaikan pada memasuki pertengahan bulan ramadhan hingga tujuh hari lebaran.

Hal itu dikarenakan konsumsi masyarakat terhadap daging mengalami peningkatan pada moment Ramadhan dan lebaran. Walaupun diprediksi alami kenaikan, namun tidak membuat ketersediaan daging alami kelangkaan.

Halaman
12
Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved