Breaking News:

Berita Pemkab Mahakam Ulu

Pemkab Mahulu Turunkan 23 Tim Verifikasi Data Agar Bantuan Terdampak Corona Tepat Sasaran

lakukan protokoler pencegahan Covid-19, sekalipun kita melaksanakan tugas jangan lupa memakai masker,

HUMASKAB MAHULU
PELEPASAN - Pj Seda Mahakam Ulu Dr Stepahanus Madang mengalungkan ID Card kepada salah seorang anggota tim saat pelepasan 23 Tim yang diterjunkan Pemkab Mahulu untuk melakukan verifikasi para penerima bantuan warga terdampak Corona. Pelepasan dilakukan di Balai Pertemuan Umum (BPU) Ujoh Bilang. Rabu (6/5/2020). 

UJOH BILANG - Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Pemkab Mahulu) melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menurunkan 23 tim guna melakukan Verifikasi data penduduk terdampak Covid - 19 yang tersebar di 5 kecamatan dalam wilayah Mahakam Ulu.

Sebanyak 23 tim di lepas secara simbolis oleh Pj. Sekretaris Daerah Dr. Stephanus Madang,S.Sos,MM, di tandai dengan pengalungan tanda id card enumerator di Balai Pertemuan Umum (BPU) Ujoh Bilang. Rabu (6/5/2020).

Hadir pada acara, Asisten Bidang Pemerintahan dan Humas (Asisten I) Ir. Dodit Agus Riyono MP, Kabag Pemerintahan Damianus Tamha SE, Camat Long Bagun Yason Liah S.Hut MP.

Dalam arahan Bupati Mahakam Ulu Bonifasius Belawan Geh, SH yang disampaikan oleh Pj. Sekda Dr. Stephanus Madang,S.Sos,MM mengatakan, Pemkab Mahulu harus terus melakukan pembaharuan basis data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS), melakukan verifikasi data penerima Program Keluarga Harapan (PKH), program sembako/Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Calon penerima Bantuan Langsung Non Tunai (BLT) agar terpenuhi nya data yang valid dan akurat.

"Ini momentum kita untuk menata kembali data dan informasi, kalau pun kedepan tidak ada bencana tidak ada musibah data inilah yang kita verifikasi terus, kita update terus,"ujar Pj Sekda yang Ketua harian Gugus tugas penanganan dan pencegahan Covid Mahulu.

Ia berpesan agar tim verifikasi data di lapangan berpedoman pada praturan dan kriteria yang ditetapkan, agar dampak sosial dan ekonomi akibat Pandemi Covid - 19 dapat di ringankan melalui bantuan yang nantinya di salurkan pemerintah.

"Pendataan seperti di laporkan ibu kadis tadi, sudah ada metode dan teknisnya, bahkan semua itu lahir karena ada regulasi yang mengatur, artinya ada aturan-aturan yang harus kita pedomani, jadi lakukan itu jangan kita keluar di dalam konteks regulasi, aturan, metode dan teknik"ujar Bupati.

Di akhir sambutan, Pj. Sekda mengucapkan selamat menjalankan tugas bagi tim verifikasi dengan tetap berpedoman pada protokol pencegahan Covid - 19, serta senantiasa menjaga kesehatan.

"Selamat menjalankan tugas negara, lakukan protokoler pencegahan Covid-19, sekalipun kita melaksanakan tugas jangan lupa memakai masker, dan standar-standar protokoler itu di terapkan supaya kita terbebas dari potensi penyebaran Covid - 19 ini,"harapnya.

Sementara itu, dalam laporan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Emiliana Dai,SKM., M.Adm. Kes pelaksanaan kegiatan berdasarkan Surat Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor : 111/MS/C/4/2020, tanggal 30 April 2020 tentang pelaksanaan Bantuan Sosial Tunai (BST), dengan tujuan melakukan verifikasi penduduk secara terdampak Covid - 19 secara keseluruhan, dengan target Seluruh Kepala Keluarga Sasaran (KKS) dengan pengumpulan data wawancara, observasi/pegamatan.

"Kegiatan dilaksanakan dari tanggal 7 sampai dengan 12 Mei, verifikasi data penduduk terdampak Covid - 19 ini di ikuti 53 orang gabungan dari OPD, Kantor, Badan dan Bagian di lingkup Pemkab Mahulu, tim melakukan wawancara dan diskusi,"jelas Kadis Dinsos.(adv/Hms11/td)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved