Berita Pemkab Kutai Timur

10.270 Warga Kutim Terdampak Covid-19 Belum Terima Bantuan Sembako

Total penerima bantuan di 18 kecamatan, ada 17.110 paket. Sementara yang belum menerima 10.270 warga. Hampir di seluruh kecamatan, masih ada tersisa

Tribun kaltim/Margaret Sarita
Rapat evaluasi tim gugus tugas Kabupaten Kutai Timur dipimpin Bupati Ismunandar dan Wakil Bupati Kasmidi Bulang serta Sekda Irawansyah. 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA – Rapat evaluasi ke V tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Kutai Timur kembali digelar di Kantor BPBD Kutim, Selasa (12/5/2020). Beragam pencapaian dan kendala dibahas dalam kesempatan tersebut.

Mulai dari laporan bantuan sosial berupa sembako di 18 kecamatan se Kutim, hilir mudik orang yang datang maupun keluar Kutim, data pasien Covid-19 hingga daftar perusahaan yang sudah memberikan sumbangsihnya bagi tim gugus tugas kabupaten.

Di hadapan Bupati Ismunandar sekali Ketua Tim Gugus Tugas Kabupaten Kutim dan Wakil Bupati Kasmidi Bulang serta jajaran FKPD yang hadir, Sekretaris tim gugus tugas, Syafruddin Syam melaporkan tentang penyaluran bantuan sembako bagi warga terdampak Covid-19, tahap I.

“Bantuan sembako tahap pertama, April – Mei sudah tersalurkan di 18 kecamatan. Namun, dari jumlah warga yang diusulkan untuk menerima bantuan, masih ada yang belum tersalurkan. Total penerima bantuan di 18 kecamatan, ada 17.110 paket. Sementara yang belum menerima 10.270 warga. Hampir di seluruh kecamatan, masih ada tersisa warga yang belum menerima. Karena datanya menyusul,” ungkap Syafruddin.

Jokowi Ajukan 31 Calon Dubes ke DPR Ada Nama Suryopratomo, Mantan Dirut Metro TV, Ini Nama-namanya

The World of The Married Tayang di Trans TV, Setiap Senin - Jumat Pukul 19.15 WIB, Simak Sinopsisnya

Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa Lantik 2 Putra Terbaik Asli Papua

Ia juga melaporkan seluruh pelaku perjalanan cluster Gowa di Kutim sudah mengikuti pemeriksaan rapid test. Sebanyak 127 orang. Hasilnya, yang non reaktif berjumlah 87 orang, dan yang reaktif 30 orang. “Untuk yang 30 orang reaktif, 22 di antaranya sudah mengikuti swab test. Hasilnya, 15 orang positif dan tengah menjalani perawatan, empat negatif dan tiga masih menunggu hasil swab,” ujar Syafruddin.

Sementara mereka yang masuk dalam kontak erat pelaku perjalanan cluster Gowa, menurut data dari Dinas Kesehatan Kutim sudah mengikuti rapid test juga. Yakni, sebanyak 103 orang. Hasilnya, 79 orang non reaktif dan yang reaktif sebanyak 24 orang. Dari jumlah tersebut, 10 di antaranya, mengikuti swab test dan delapan di antaranya dinyatakan terkonfirmasi positif. Sedangkan satu orang lagi, masih menunggu hasil swab test.

“Hasil pantauan seluruh pelaku perjalanan, berjumlah 4.300 orang. Dalam proses pemantauan 3.680 orang dan selesai proses, 650 orang,” kata Syafruddin.(advertorial/Diskominfo Perstik Kutim/sar)

Penulis: Margaret Sarita
Editor: Ardian Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved