Kasus Luhut Binsar vs Said Didu, Politisi Hanura Kritik Rocky Gerung, Sebut Harga Diri dan Martabat

Komentar Rocky Gerung atas kasus Luhut Binsar Pandjaitan versus Said Didu mengundang kritik dari politisi Partai Hanura.

YouTube Talk Show tvOne
Rocky Gerung dikritik politisi Partai Hanura gegara komentari soal kasus Said Didu vs Luhut Binsar Pandjaitan 

TRIBUNKALTIM.CO - Komentar Rocky Gerung atas kasus Luhut Binsar Pandjaitan versus Said Didu mengundang kritik dari politisi Partai Hanura.

Mantan anggota DPR RI periode 2014-2019, Inas N Zubir melontarkan sindiran kepada pengamat politik Rocky Gerung.

Inas bahkan mengingatkan Rocky Gerung soal prinsip demokrasi, harga diri, dan martabat.

Inas mengaku tak sependapat dengan Rocky Gerung, terkait perseteruan antara mantan Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara ( BUMN ) Said Didu dengan Menteri Koordinator Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan.

Luhut Binsar Sebut TKA China Dibutuhkan, Pastikan 500 Orang akan Masuk Indonesia pada Juni-Juli 2020

Rocky Gerung Blak-blakan Sebut Alasan Tak Mau Dukung Jokowi: Beroposisi Bukan Berarti Memusuhi

Bersikeras tetap Jadi Oposisi, Rocky Gerung Sebut Ada yang Memaksa untuk Masuk ke Pemerintahan

Biasanya Beri Kritik, Reaksi Mengejutkan Rocky Gerung Saat Refly Harun Tantang Beri Pujian ke Jokowi

Diketahui, Rocky Gerung menggarisbawahi soal hilangnya kebebasan pendapat atas pelaporan oleh pihak Luhut Binsar Panjaitan.

"Rocky Gerung mengatakan tidak sepakat dengan pelaporan Said Didu oleh LBP dengan alasan untuk mendukung kebebasan berpendapat!" kata Inas dalam siaran tertulis pada Minggu (10/5/2020).

"Lho mosok hanya mendukung kebebasan berpendapat? Tapi kenapa tidak mendukung kepada kebebasan seseorang untuk membela harga diri dan martabat-nya?," tanyanya.

Menurut Politisi Partai Hanura itu apabila Rocky Gerung menjunjung tinggi demokrasi, maka tentu paham ada tiga prinsip demokrasi yang tidak boleh diabaikan.

Tiga prinsip demokrasi tersebut antara lain, jaminan hak asasi manusia, persamaan di depan hukum dan proses hukum yang wajar.

"Saya gak kenal LBP, tapi jangan lihat dia sebagai pejabat negara, tapi dia punya hak untuk membela harga diri dan martabat-nya!" ujarnya.

Halaman
1234
Penulis: Rita
Editor: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved