Sabtu, 18 April 2026

Kumpulkan Puluhan Sopir Angkot, Walikota Bagi Paket Sembako Hasil Donasi ASN Bontang

Rabu (13/5/2020) mereka diundang ke rumah jabatan Walikota Bontang untuk menerima bantuan, hasil donasi ASN Pemkot Bontang

TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD FACHRI RAMADHANI
Sopir angkot Kota Bontang berkumpul di rumah jabatan walikota untuk menerima bantuan sembako hasil donasi ASN Pemkot Bontang, Rabu (13/5/2020). 

TRIBUNKALTIM.CO,BONTANG - Upaya pemerintah menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak terus digalakkan.

Salah satunya warga yang berprofesi sebagai sopir angkot dalam kota, Bontang, Kalimantan Timur.

Rabu (13/5/2020) mereka diundang ke rumah jabatan Walikota Bontang untuk menerima bantuan, hasil donasi ASN Pemkot Bontang di tengah pandemi Virus Corona atau vovid-19.

“Alhamdulillah, hari ini kami mengumpulkan donasi dari seluruh ASN di Pemkot Bontang, lalu kami berikan kepada warga terdampak covid-19 yang belum menerima bantuan, baik dari pemerintah maupun perusahaan, termasuk para sopir angkot ini,” ungkap Walikota Bontang, Neni Moerniaeni.

Ada sekitar 22 sopir angkot yang belum tersentuh bantuan. Mereka hari ini mendapat bantuan paket sembako. Paket sembako tersebut berisi beras 5 kilogram, mie instan 1 dos, kue kaleng, minyak, gula dan teh celup.

Baca Juga

Tukang dan Pedagang Keliling Dapat Bantuan Sembako dari Donasi ASN Bontang

 Penyaluran BLT, Desa Kahala Ilir Kukar Pastikan Warganya Tidak Ada yang Mendaptkan Double Bantuan

Dalam kesempatan tersebut Neni meminta agar para sopir angkot tetap memperhatikan keamanan dan keselamatan diri saat bekerja.

Sebab covid-19 masih jadi ancaman bagi masyarakat, kendati saat ini tren positif pasien sembuh turut jadi kabar baik bagi pengendalian virus tersebut di Bontang.

“Tetap pakai masker jika melakukan aktivitas di luar. Jaga jarak, beritahu anaknya agar tidak ngumpul-ngumpul dulu, walaupun saat ini ada perkembangan positif terkait perkembangan covid-19," ujarnya.

Salah sati sopir angkot, Paulinus (60) jadi salah satu warga terdampak yang belum menerima bantuan baik dari pemerintah maupun swasta.

“Mungkin karena dilihat saya punya taksi sendiri makanya tidak dimasukkan data sama RT setempat," ungkapnya.

Padahal, fakta di lapangan seluruh sopir angkot tanpa terkecuali merasakan dampak dari pandemi covid-19 ini.

"Dampak akibat virus ini sangat terasa. Saya dari tadi pagi narik baru dapat dua penumpang saja. Tapi syukurlah saat ini saya dapat bantuan,” tuturnya. (*)

Baca Juga

Gubernur Kaltim Isran Noor Sebut Bantuan PT. MHU Merupakan Yang Terbesar Untuk Penanganan Covid-19

Pemkot Balikpapan Terima Bantuan Rp 2 Miliar Berupa APD dari Pertamina Grup

Bupati Kukar Edi Damansyah Berikan Bantuan Sembako ke Para Jurnalis di Tengah Pandemi Corona

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved