Jumat, 8 Mei 2026

Bulan Mutu Karantina 2020, BKIPM Tarakan Distribusikan Ikan Bagi Nelayan Terdampak Covid-19

Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Tarakan, Kalimantan Utara, mendistribusikan ikan kepada nelayan pesisir

Tayang:
Penulis: Risnawati | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/RISNAWATI
Kepala BKIPM Tarakan, Umar (kanan) mengatakan Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Tarakan mendistribusikan ikan kepada nelayan pesisir Kota Tarakan yang terdampak Covid-19, Jumat (15/5/20). 

TRIBUNKALTIM.CO,TARAKAN- Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Tarakan, Kalimantan Utara, mendistribusikan ikan kepada nelayan pesisir Kota Tarakan yang terdampak Virus Corona atau covid-19, Jumat (15/5/20).

Jika tahun sebelumnya BKIPM melakukan bakti sosial hingga membuat pameran ikan hias pada Bulan Mutu Karantina. Namun tahun ini ada perbedaan kegiatan yang dilakukan oleh BKIPM.

"Kita fokus kepada bagaimana pembagian ikan yang sehat bermutu ini kepada masyarakat pesisir yang terdampak covid-19.

Jadi itu sudah dengan arahan pimpinan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan bagaimana kita bisa ikut berempati ya peduli kepada khususnya kepada masyarakat nelayan yang terdampak dengan covid-19 ini," ujar Kepala BKIPM Tarakan, Umar.

Baca Juga

Bantu Nelayan Tak Mampu, Pemkab Berau Kembali Ikutkan Mereka dalam Asuransi Kesehatan

Jajaran TNI AL dari Lanal Balikpapan Bagikan Ratusan Paket Sembako buat Nelayan di Pesisir Klandasan

Nelayan Bontang Tangkap Ikan Pakai Bom, Diciduk Polisi di Laut

Ia mengatakan, jumlah ikan yang akan dibagikan tersebut sebanyak 1600 paket.

"Ada 3 Kg per paketnya dengan total ikan semua itu kurang lebih ada 5 ton," ungkapnya.

Dalam program ini, Ia sebutkan bahwa hasil tangkapan para nelayan tersebut dibeli  Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui BKIPM, kemudian dibagikan kembali kepada para nelayan yang terdampak covid-19.

"Kita tahu dengan perusahaan-perusahaan sekarang ini banyak yang terdampak, ya yang hitung-hitungan ikan yang di pinggir-pinggir pantai itu karyawannya banyak yang di rumahkan bahkan di PHK itu, juga ikan yang kita beli dan kembalikan lagi ke mereka," terangnya.

Berkenaan dengan anggaran, dirinya menyampaikan bahwa di setiap daerah berbeda pula anggaran yang diberikan. Untuk Kota Tarakan sendiri berkisar Rp 150 juta.

"Anggaran ini kan sebetulnya sharing dengan Kementerian makanya saya bilang tadi bahwa anggaran ini kami harus pertanggung jawabkan betul.

Semua daerah ndak sama. Jadi seluruh Indonesia ini tergantung ada yang dapat sampai Rp 200 juta, tergantung wilayahnya. Kalau kita kan hanya terbatas Kota Tarakan sehingga kita di kasih negara sekian, kalau yang lain ada yang lintas kabupaten," tutupnya. (*)

Baca Juga

Empat Nelayan Balikpapan Nyaris Tewas Tenggelam, Diselamatkan Warga dan Brimob Polda Kaltim

Pemerintah akan Berikan BLT, DKP Kaltim Mencatat 3.852 Nelayan Terdampak Corona

Tiga Hari Menghilang, Nelayan Tambak Asal Tana Tidung Ditemukan Tewas

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved