Jokowi Ramai-ramai Dikritik Naikkan Iuran BPJS, Anak Buah Megawati Ikutan Serang Kebijakan Presiden

Anak buah Megawati di PDIP, Ganjar Pranowo dan FX Hadi Rudyatmo ramai-ramai singgung kebijakan Presiden Jokowi naikkan iuran BPJS Kesehatan

Kolase TribunKaltim.co / Tribunnews
Iuran BPJS Kesehatan Naik, Jokowi Dikritik berbagai pihak, termasuk anak buah Megawati di PDIP 

TRIBUNKALTIM.CO - Anak buah Megawati di PDIP, Ganjar Pranowo dan FX Hadi Rudyatmo ramai-ramai singgung kebijakan Presiden  Jokowi naikkan iuran BPJS Kesehatan.

Akhinrnya Presiden Jokowi menaikkan iuran BPJS Kesehatan meski masyarkat tengah berjuang di tengah situasi sulit pandemi covid-19.

Kenaikan iuran BPJS Kesehatan, tertuang dalam Perpres Nomor 64 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan.

Jokowi Naikkan Iuran BPJS, Ngabalin Sebut Bukan untuk Sengsarakan Rakyat, KPCDI: Ngakali Putusan MA

Iuran BPJS Kesehatan Naik, Jokowi Tuai Kritik, Ali Ngabalin Bereaksi, Singgung Penderitaan Warga

Iuran BPJS Kesehatan Naik Lagi, KPK Sebut Pernah Surati Jokowi Kasih Solusi, Tapi Tak Ditanggapi

Beleid tersebut diteken oleh Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) pada Selasa (5/5/2020).

Kebijakan itu mendapat respon negatif dari berbagai pihak, termasuk anak buah Megawati di PDIP.

Dua anak buah Megawati, Ganjar Pranowo dan FX Hadi Rudyatmo menyinggung Jokowi setelah menaikkan iuran BPJS Kesehatan.

Berikut rincian kenaikan iuran BPJS Kesehatan:

Iuran peserta mandiri kelas I naik menjadi Rp 150.000, dari saat ini Rp 80.000.

Iuran peserta mandiri kelas II meningkat menjadi Rp 100.000, dari saat ini sebesar Rp 51.000.

Iuran peserta mandiri kelas III juga naik dari Rp 25.500 menjadi Rp 42.000.

Halaman
1234
Editor: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved