Virus Corona

Wakil Ketua MPR Kritik Kartu Prakerja, Syarief Hasan: Berpotensi Terjadi Pemborosan Uang Negara

Wakil Ketua MPR menyebutkan pelatihan online sebagai bagian dalam program Kartu Prakerja tidak efektif dan efisien, tidak transparan

Tribunnews.com/ Seno Tri Sulistiyono
Wakil Ketua MPR Syarief Hasan 

TRIBUNKALTIM.CO - Wakil Ketua MPR Syarief Hasan mengkritik program Kartu Prakerja, ia menilai program ini berpotensi terjadi pemborosan uang negara.

Wakil Ketua MPR menyebutkan pelatihan online sebagai bagian dalam program Kartu Prakerja tidak efektif dan efisien, tidak transparan dan tidak akuntabel.

Bahkan pelatihan online itu sangat berpotensi terjadi pemborosan uang negara.

"Pelatihan online dalam program Kartu Prakerja agar sepenuhnya dialihkan menjadi bantuan sosial, terutama bagi pekerja yang di-PHK dan masyarakat kurang mampu lainnya," kata Syarief Hasan dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (14/5/2020).

 Penjelasan Moeldoko soal Komunikasi Pemerintah Tangani Covid-19 hingga Ada Kesan Tak Konsisten

 Luna Maya Sebut Segera Susul Ahmad Dhani, Gegara Suami Mulan Jameela Tanyakan Hal Ini

 Viral Foto Karangan Bunga dari Jokowi untuk Alm Jenderal TNI Purn Djoko Santoso, Balas Fadli Zon?

 TERBARU Kasus Said Didu vs Luhut, Said Didu Penuhi Panggilan Bareskrim Polri, Siapa Dampingi?

Pada 20 Maret 2020 Pemerintah meluncurkan program Kartu Prakerja dengan anggaran Rp 5,6 triliun.

Program ini sebagai bagian dari jaring pengaman sosial menghadapi pandemi covid-19. Pandemi ini bukan hanya mengganggu kesehatan masyarakat tetapi juga mengganggu perekonomian rakyat.

Banyak pekerja yang di-PHK, banyak buruh harian kehilangan pekerjaan, dan banyak masyarakat kehilangan mata pencaharian.

Program Kartu Prakerja merupakan bantuan jaring pengaman sosial sebagai salah satu solusi permasalahan ekonomi yang dihadapi dampak pandemi covid-19.

Syarief Hasan melihat program Kartu Prakerja ini menjadi bermasalah karena adanya pelatihan online.

"Pelatihan online ini tidak efektif dan efisien, tidak transparan, dan tidak akuntabel. Bahkan sangat berpotensi terjadinya pemborosan uang negara," kata Wakil Ketua MPR dari Fraksi Partai Demokrat ini.

Kartu Prakerja
Kartu Prakerja (Capture prakerja.go.id)
Halaman
1234
Editor: Rita
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved