Virus Corona di Kaltim

Jalanan Masih Ramai, Gugus Tugas Sebut tak Ada Kebijakan Kelonggaran Berkumpul di Kalimantan Timur

Saat ini, terlebih menjelang waktu berbuka puasa Ramadhan banyak titik-titik jalan di Kota Samarinda Kalimantan Timur terlihat ramai

TRIBUNKALTIM.CO/PURNOMO SUSANTO
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kaltim, Andi M Ishak menyatakan, tidak ada instruksi soal pelonggaran kebijakan sosial maupun phsycal distancing, Minggu (17/5/2020). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Saat ini, terlebih menjelang waktu berbuka puasa Ramadhan banyak titik-titik jalan di Kota Samarinda Kalimantan Timur terlihat ramai.

Bahkan, sampai jauh malam tampak tempat-tempat nongkrong kaum milenial terlihat ramai pengunjung.

Menyikapi hal ini, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan covid-19 Provinsi Kalimantan Timur, Andi M Ishak menyatakan, tidak ada instruksi soal pelonggaran kebijakan sosial maupun phsycal distancing.

“Terkait banyaknya lagi tempat-tempat keramaian dijadikan tempat berkumpul, kami nyatakan tidak ada kebijakan pelonggaran,” ujarnya saat menggelar konferensi pers online dengan awak media di Kaltim secara virtual melalui aplikasi zoom pada Minggu (17/5/2020) petang.

Baca Juga: Pasutri Meninggal Dunia Terpapar Virus Corona, 30 Pedagang yang Sempat Kontak Dilakukan Uji Swab 

Baca Juga: Warga Usia Dibawah 45 Tahun Dilonggarkan dalam PSBB, Kurangi Dampak PHK Kala Pandemi Corona

Tetap, ditegaskan Andi, seluruh masyarakat diminta mematuhi anjuran dan imbauan pemerintah, tentang pemutusan mata rantai covid-19 atau virus Corona dengan seluruh kebijakan yang telah dikeluarkan.

“Kita masih dalam posisi mengimbau masyarakat, untuk tidak melakukan aktifitas berkumpul-kumpul di tempat umum maupun dimana saja. Sebab, itu cara efektif virus Corona menyebar di tengah masyaraka,” tandasnya.

Ilustrasi virus Corona atau covid-19.
Ilustrasi virus Corona atau covid-19. (Ilustrasi canva/tribunkaltim)

Namun demikian, Andi menyatakan, kebijakan soal pengamanan jalan dan lokasi tempat berkumpulnya masa dalam masa pandemi covid-19 diserahkan sepenuhnya kepada pemerintah kabupaten dan kota di Kaltim.

“Untuk menegakan kebijakan tidak boleh berkumpul, dan perbuatan lainnya yang tidak dianjurkan dimasa pandemi ini seluruhnya diserahkan kepada pemerintah daerah setempat untuk menegakannya,” tuturnya.

Halaman
12
Penulis: Amiruddin
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved