Berita DPRD Kalimantan Timur

Gunakan TCM, Pansus DPRD Apresiasi Langkah Cepat RSUD Tangani Pasien Corona di Balikpapan

Hanya saja lanjut dia, kelemahan dari alat tersebut karena jumlah yang dapat dilakukan tes masih terbatas. Dalam sehari hanya empat orang.

HUMAS DPRD KALTIM
PANSUS COVID - Rombongan Anggota Pansus Penanganan Covid-19 DPRD Kaltim meninjau kesiapan RSUD Kanujoso Balikpapan. Pansus mengapresiasi langkah cepat rumha sakit tersebut dalam menangani pasien Corona. Antara lain dengan menggunakan alat tes cepat molekuler (TCM) sebagai deteksi dini seseorang positif atau tidaknya terkena virus Covid-19. 

18 Ada Foto Peninjauan Covid-19

TINJAU : Rombongan Pansus Penanganan Covid-19 saat bertemu dengan pihak RSUD Kanujoso belum lama ini.

SAMARINDA - Pansus Penanganan Covid-19 DPRD Kaltim meninjau Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan, belum lama ini. Peninjuan guna mengetahui kesiapan rumah sakit tersebut dalam menangani pasien Covid-19, serta bagaimana perhatian pemerintah terhadap para petugas medis.

Anggota Pansus Penanganan Covid-19, Nidya Listiyono mengatakan, RSUD Kanujoso dalam menangani pasien corona patut diapresiasi. Pasalnya, rumah sakit ini sudah menggunakan alat berupa alat tes cepat molekuler (TCM) sebagai deteksi dini seseorang positif atau tidaknya terkena virus covid-19.

“Alat ini setidaknya dapat mempermudah pihak rumah sakit dalam mengetahui hasil tes seseorang yang diduga terpapar virus corona. Selain itu, rumah sakit dapat melakukan efesiensi waktu, karena tidak perlu lagi menunggu berhari-hari untuk mengetahui hasil tes,” ujarnya.

Berdasarkan hasil pertemuan dengan RSUD Kanujoso,  TCM kata dia, sebenarnya sudah ada sebelum adanya pandemi covid-19, dan digunakan untuk untuk tes tuberkulosis (TBC) dan HIV.

“Namun belum lama ini, alat itu di-upgrade untuk tes virus corona dengan menggunakan cartridge yang dikirim oleh Kementerian Kesehatan,” beber Tiyo, sapaan akrabnya.

Hanya saja lanjut dia, kelemahan dari alat tersebut karena jumlah yang dapat dilakukan tes masih terbatas. Dalam sehari, rumah sakit hanya mampu melakukan tes untuk empat orang dengan menggunakan TCM.

“Meski demikian, hasil tes dengan alat tersebut dapat diketahui dalam waktu singkat, atau kurang lebih 45 menit,” sebut Politikus Golkar ini

Kegunaan TCM juga dijelaskan Tiyo, tidak jauh berbeda dengan swab PCR yang selama ini digunakan pemerintah dalam melakukan tes bagi pasien yang diduga terapapar covid-19.

Halaman
12
Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved