Soal Pelaksanaan Shalat Id, Bupati Kukar Tunggu Edaran dari MUI, Ada Kecamatan Gelar di Lapangan

Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah menjelaskan langkah pemerintah menjelang lebaran terkait pelaksanaan salat Idulfitri.

TRIBUNKALTIM.CO /JINO PRAYUDI KARTONO
Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah menyampaikan pelaksanaan shalat Idulfitri di Kukar masih menunggu surat edaran dari MUI 1-2 hari ke depan. 

TRIBUNKALTIM.CO, KUKAR- Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah menjelaskan langkah pemerintah menjelang lebaran terkait pelaksanaan salat Idulfitri.

Evaluasi terus dilakukan. Gugus Tugas, kata Edi, telah menggelar rapat dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI), ormas keagaamaan, dan Kemenag Kukar.

"Nanti secara resmi akan dikeluarkan MUI (surat edaran), ada kecamatan yang bisa nantinya (shalat) baik di lapangan ataupun masjid dengan mengacu pedoman protokol covid-19," jelas Edi, saat menjawab pertanyaan pewarta dalam konferensi pers, Minggu (17/5/2020) malam.

Tongkrongan Ramai di Samarinda, Gugus Tugas Kaltim Minta Pemda Tegas Cegah Warga Kumpul-Kumpul

Edi menekankan, pelaksanaan protokol antisipasi Virus Corona ( covid-19 ) akan diawasi secara ketat.

Terkait surat edaran MUI, Edi memperkirakan akan terbit dalam kurun waktu satu hingga dua hari ke depan.

"Saya garis bawahi, langkah ini kita ambil sesuai dengan kondisi di Kukar," kata Edi.

Daerah yang kemungkinan tidak mendapatkan izin pelaksanaan salat berjamaah adlah yang masuk kategori zona merah, namun untuk kepastian, saat ini terus dievaluasi oleh Pemkab Kukar.

5 Amalan Sunnah dan Doa Malam Lailatul Qadar di 10 Hari Terakhir Bulan Ramadhan, Salah Satunya Zikir

"Zona merah, salah satu kriterianya adalah adanya transmisi lokal. Semoga rumusan ini bisa memberikan solusi, semoga bisa menjalankan ibadah," ucap Edi.

Diberitakan sebelumnya, pada Minggu malam (17/5/2020) di Kukar terdapat penambahan satu kasus positif covid-19, yakni KK-42, laki-laki berusia 16 tahun dari Kecamatan Muara Jawa.

“Riwayat perjalanan dari Magetan pada akhir April 2020. Dilakukan rapid test pada 9 Mei 2020 dengan hasil reaktif. Pemeriksaan PCR dari swab tenggorokan dilakukan 11 Mei 2020 dengan hasil terkonfirmasi positif,” ujar Edi memaparkan kronologi pasien KK-42.

Edi menjelaskan, pasien KK-42 saat ini sedang menjalani masa isolasi di Wisma Atlet sejak ditemukan rapid test reaktif (9 Mei) dan sekarang dalam keadaan stabil.

Remaja Asal Muara Jawa Positif Covid-19, Jadi Pasien ke-42 di Kukar

Selain itu, Edi juga memaparkan bahwa sejak 14 Mei hingga hari ini, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara telah memulangkan 20 orang pasien dengan status OTG maupun PDP yang saat dilakukan rapid test menunjukan hasil reaktif, namun hasil pemeriksaaan PCR swab tenggorokan sebanyak dua kali berturut-turut menunjukan hasil negatif.

Hingga hari ini kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Kutai Kartanegara adalah 42 kasus terdiri dari 36 orang sedang menjalani perawatan dan 6 kasus dinyatakan telah sembuh.

“Ketiga, pada kesempatan ini juga, saya ingin menyampaikan terkait status sebanyak 6 orang PDP yang meninggal dunia dan telah dilakukan pemakaman secara protocol covid-19,” kata Edi. (*)

Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah (tengah) saat menggelar konperensi pers secara virtual melalui aplikasi Zoom, Minggu malam (17/5/2020). 

Penulis: Sapri Maulana
Editor: Rahmad Taufiq
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved