Ramadhan

Kemenag Bontang Tidak Ingin Ada Klaster Idul Fitri, Dukung Salat Id di Rumah Saja

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bontang ( Kemenag Bontang ), H Muhammad Isnaini mendukung pelaksanaan salat Idul Fitri 1441 Hijriah

TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD RIDUAN
ILUSTRASI Kegiatan tes swab dan rapid test di Kalimantan Timur pada Kamis (21/5/2020). Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bontang ( Kemenag Bontang ), H Muhammad Isnaini mendukung pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1441 Hijriah di rumah masing-masing. 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bontang ( Kemenag Bontang ), H Muhammad Isnaini mendukung pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1441 Hijriah di rumah masing-masing.

Tak digelar di masjid atau lapangan sebelum pandemi virus Corona atau covid-19 melanda Kota Bontang, Kalimantan Timur.

"Jangan sampai nanti (menyesal). Kita sudah cukup merasa sedih, dengan adanya klaster seperti (Ijtima) gowa. Jangan sampai ada klaster baru. Ya mohon maaf ini, ada klaster Idul Fitri muncul. Kan tidak enak," katanya kepada TribunKaltim.co.

Isnaini juga menebalkan paparan Dinas Kesehatan Kota Bontang, dimana saat ini kasus pasien positif covid-19 di Kota Bontang terus bertambah.

Baca Juga: BREAKING NEWS Walikota Balikpapan Rizal Effendi Batalkan Izin Shalat Idul Fitri Berjamaah di Masjid

Baca Juga: Inilah 3 Keputusan APPBI Soal Operasional Pusat Perbelanjaan Selama Lebaran Idul Fitri di Balikpapan

Sampai saat ini ada 12 kasus. Kendati 6 di antaranya dinyatakan sembuh. Sisanya masih dirawat di RSUD Bontang.

Beberapa hari lewat masih 11, sekarang sudah bertambah jadi 12 orang. Rapid tes (massal) kemarin ada yang reaktif.

"Belum lagi OTG, ODP yang jumlahnya ratusan. Kalau kita beri kelonggaran, kita tak mai muncul pasien-pasien lagi. Oleh karena itu kami dari Kemenag sepakat untuk melaksanakan salat di rumah," tegasnya.

Ia tak ingin timbul euforia berlebih masyarakat di tengah pandemi. Apabila Shalat Idul Fitri diperbolehkan di masjid dan lapangan yang notabene merupakan ibadah sunah, maka pasti akan muncul kembali dorongan melegalkan ibadah untuk salat wajib di kemudian hari. Sementara saat ini pandemi masih melanda dan mengancam keselamatan banyak orang.

ILUSTRASI - Vaksin Virus Corona
ILUSTRASI - Vaksin Virus Corona (Kolase TribunKaltim.co / freepik.com)
Halaman
1234
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved